BOGOR — Penyaluran hewan kurban Presiden Prabowo Subianto di Kabupaten Bogor menjadi salah satu agenda sosial yang mendapat perhatian DPRD setempat. Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara menilai kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian nyata presiden kepada masyarakat.
“Ini adalah wujud nyata kepedulian Presiden kepada masyarakat,” ujar Sastra Winara dalam keterangannya, pekan lalu.
Menurut Sastra, penyaluran hewan kurban dari kepala negara bukan sekadar acara seremonial. Ia menekankan bahwa tradisi berbagi daging kurban ini memiliki dampak langsung bagi warga, khususnya mereka yang tinggal di pelosok desa.
“Kami sangat mengapresiasi perhatian Presiden. Ini momentum memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat,” tambahnya.
Hewan kurban yang disalurkan di Kabupaten Bogor terdiri dari belasan ekor sapi. Distribusi dilakukan melalui sejumlah masjid dan lembaga sosial di beberapa kecamatan. Panitia kurban setempat bertugas memastikan daging sampai ke tangan warga yang berhak.
Proses pemotongan dan pembagian dilakukan secara bergotong-royong oleh pengurus masjid dan warga sekitar. Hal ini menjadi tradisi tahunan yang dinanti-nantikan.
Bagi warga penerima, daging kurban membantu memenuhi kebutuhan protein hewani di hari raya. Di sisi lain, pembelian hewan kurban dari peternak lokal juga menggerakkan ekonomi desa.
“Kami bersyukur, selain mendapat daging segar, peternak sapi di sini juga kebagian rezeki,” ujar seorang pengurus masjid di wilayah Cibinong.
Penyaluran hewan kurban oleh presiden kerap diartikan sebagai simbol kedekatan pemimpin dengan rakyat. Di Kabupaten Bogor, momen Iduladha tahun ini dimanfaatkan untuk memperkuat rasa kebersamaan lintas kelompok.
Ketua DPRD berharap tradisi ini terus berlanjut dan menjadi contoh bagi pejabat publik lainnya. “Semoga ini menginspirasi banyak pihak untuk lebih peduli,” pungkas Sastra Winara.