JAWA BARAT — Bocoran terbaru dari leaker ternama Ice Universe mengungkap bahwa Samsung akan menghadirkan Galaxy Z Fold 8 Ultra pada tahun depan. Namun, penamaan ini tidak diberikan kepada perangkat lipat dengan format layar lebar yang selama ini digadang-gadang sebagai penantang "iPhone Ultra" milik Apple.
Selama ini publik memperkirakan Samsung akan merilis varian bernama "Galaxy Z Fold 8 Wide" — ponsel lipat dengan rasio layar lebih lebar seperti Oppo Find N atau Google Pixel Fold generasi pertama. Format ini sempat populer namun gagal di Android karena masalah kompatibilitas aplikasi.
Alih-alih menggunakan nama "Wide", Samsung justru menyematkan label "Ultra" pada perangkat yang selama ini kita kenal sebagai Galaxy Z Fold 8 standar. Keputusan ini mengejutkan karena model baru dengan layar lebar — yang seharusnya menjadi pesaing langsung "iPhone Ultra" — justru tidak mendapat predikat tertinggi.
Jika ditelisik lebih dalam, pilihan Samsung ini sebenarnya masuk akal. Bocoran spesifikasi menunjukkan bahwa model "Wide" hanya akan dibekali dua kamera belakang dan baterai 4.800 mAh. Sementara itu, Galaxy Z Fold 8 standar yang akan di-rebrand menjadi "Ultra" justru memiliki tiga kamera dan baterai 5.000 mAh.
Menyebut perangkat dengan kamera lebih sedikit dan baterai lebih kecil sebagai "Ultra" tentu akan membingungkan konsumen. Apalagi jika dibandingkan dengan standar ketat Galaxy S26 Ultra yang sudah dikenal sebagai lini flagship tertinggi Samsung.
Bagi pembeli di Indonesia, perubahan branding ini berarti satu hal: Galaxy Z Fold 8 standar yang akan datang kemungkinan besar hadir sebagai varian "Ultra". Konsekuensinya, harga jual bisa lebih tinggi dari perkiraan awal karena embel-embel "Ultra" biasanya dibanderol premium.
Namun, kabar baiknya adalah Anda tetap mendapatkan spesifikasi yang lebih lengkap — tiga kamera, baterai lebih besar, dan performa yang sudah teruji — dibandingkan jika membeli model "Wide" yang secara hardware lebih sederhana.
Belum ada konfirmasi resmi dari Samsung mengenai jadwal rilis Galaxy Z Fold 8 series. Namun, mengikuti pola tahunan, peluncuran diperkirakan terjadi pada pertengahan 2025 bersamaan dengan Galaxy Z Flip 8.
Rumor lain juga menyebutkan bahwa Samsung akan memperkenalkan fitur "Gemini Intelligence" pada lini lipat terbarunya, menandai integrasi AI yang lebih dalam ke perangkat foldable. Yang jelas, perang branding antara "Ultra" Samsung dan "Ultra" Apple di segmen ponsel lipat baru akan dimulai tahun depan.