INDRAMAYU — DPD PAN Kabupaten Indramayu mulai memetakan kekuatan menjelang Pilkada 2026. Partai itu mendorong Ketua Majelis Penasihat Partai DPD PAN Indramayu, H Supendi, sebagai bakal calon bupati. Sosok yang pernah menjabat sebagai bupati itu dinilai masih memiliki pengaruh kuat dan pengalaman panjang di pemerintahan.
Namun yang menarik perhatian adalah nama yang digadang-gadang mendampinginya: Charly van Houtten. Vokalis band Setia Band itu disebut-sebut memiliki magnet elektoral, terutama di kalangan generasi muda dan penggemar musik tanah air.
Spekulasi politik menguat setelah Charly van Houtten tiba di Indramayu pada Sabtu malam (23/5/2026). Ia hadir untuk menghibur masyarakat dalam sebuah acara di Aula Bumi Patra Indramayu. Namun, sebelum naik panggung, Charly lebih dulu bertemu dengan H Supendi.
Pertemuan keduanya langsung memicu diskusi di kalangan pengamat politik lokal. Apakah ini sekadar silaturahmi atau pertanda keseriusan duet tersebut?
PAN Indramayu tampaknya ingin membangun daya tarik baru di tengah dominasi figur petahana. Charly van Houtten bukan hanya musisi papan atas, tetapi juga memiliki basis penggemar yang tersebar di berbagai lapisan usia. Popularitasnya bisa menjadi aset untuk merebut suara pemilih muda yang kerap sulit dijangkau oleh figur birokrat murni.
Sementara itu, H Supendi dianggap sebagai figur senior yang paham seluk-beluk pemerintahan Indramayu. Kombinasi antara pengalaman birokrasi dan popularitas hiburan ini jarang terjadi dalam peta politik daerah.
Meski pelaksanaan Pilkada masih beberapa bulan lagi, geliat politik di Kota Mangga sudah terasa. Sejumlah partai politik mulai memetakan kekuatan dan menyiapkan figur potensial. PAN menjadi salah satu partai yang paling awal menunjukkan gerakannya secara terbuka.
Belum ada pernyataan resmi dari kedua tokoh tersebut mengenai kesediaan mereka berduet. Namun, sinyal yang dikirimkan PAN sudah cukup untuk membuat peta persaingan di Indramayu semakin menarik untuk diikuti.