KARAWANG — Hamparan sawah yang membentang di sisi irigasi Ciselang, Desa Wancimekar, bukan lagi sekadar lahan pertanian. Setiap menjelang magrib, kawasan ini berubah wajah menjadi pusat keramaian baru. Warga dari berbagai kalangan, dari remaja hingga keluarga, berbondong-bondong datang untuk bersantai.
Pantauan di lokasi menunjukkan aktivitas warga meningkat signifikan saat cuaca cerah. Mereka duduk di pinggir irigasi, berbincang, atau sekadar menikmati pemandangan. Kehadiran pedagang kaki lima yang berjejer di sepanjang jalan ikut menyemarakkan suasana.
Salah seorang pengunjung, Ilham (24), mengaku rutin datang bersama teman-temannya. "Sekarang di sini ramai, apalagi menjelang magrib. Banyak yang nongkrong sambil jajan atau sekadar ngobrol. Tempatnya enak karena pemandangannya luas," katanya, Kamis (30/4).
Tidak hanya anak muda, lokasi ini juga menjadi pilihan keluarga. Junaedi (35) datang bersama istri dan anak-anaknya. Ia menilai kawasan irigasi Ciselang cukup nyaman untuk melepas penat. "Kalau sore suasananya adem, anak-anak juga senang. Bisa jalan-jalan sambil lihat sawah. Mudah-mudahan tetap tertib dan bersih," ujarnya.
Akses yang mudah dan suasana terbuka membuat tempat ini menjadi alternatif berkumpul tanpa biaya besar. Warga tidak perlu mengeluarkan uang untuk tiket masuk, cukup membeli jajan atau minuman ringan dari pedagang sekitar.
Ramainya pengunjung membawa berkah tersendiri bagi pelaku usaha kecil. Husin (25), seorang pedagang kerang, merasakan langsung dampak positifnya. "Kalau sore alhamdulillah dagangan cukup laris. Banyak yang beli kerang sambil nongkrong," tutupnya.
Fenomena ini menunjukkan bagaimana ruang publik sederhana bisa menjadi penggerak ekonomi lokal. Namun, harapan warga agar kawasan ini tetap tertib dan bersih menjadi catatan penting ke depannya.