PURWAKARTA — Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih menegaskan bahwa program TMMD ke-128 bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan sarana mempererat hubungan TNI dan masyarakat. Hal itu disampaikan saat upacara penutupan di Lapangan Desa Sukajadi, Kecamatan Pondoksalam, Kabupaten Purwakarta, Kamis (21/5/2026).
“TMMD ini bukan sekadar urusan pembangunan fisik atau infrastruktur semata. Lebih dari itu, ini adalah sarana sakral untuk mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujar Mayjen TNI Kosasih dalam sambutannya.
Ia juga mengapresiasi jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga yang bahu-membahu menyukseskan program bertema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa” itu.
Pangdam turun langsung membagikan paket bantuan sosial (bansos) kepada warga yang membutuhkan. Suasana haru sekaligus bahagia terlihat saat rombongan Pangdam menyaksikan prosesi nikah massal yang digelar khusus sebagai bagian dari rangkaian penutupan TMMD ke-128.
“Karena kegiatan TMMD ke-128 ini sudah rampung, saya menitipkan pesan kepada seluruh masyarakat dan unsur terkait: tolong pelihara dan jaga baik-baik hasil pembangunan ini. Biar usia manfaatnya panjang dan bisa dinikmati oleh anak cucu kita ke depan,” pinta Pangdam.
Upacara penutupan TMMD ke-128 tidak hanya berpusat di Purwakarta. Kegiatan serupa digelar di tiga titik strategis lainnya di bawah panji Kodam III/Siliwangi.
Mayjen TNI Kosasih berharap semangat gotong royong yang terbangun selama TMMD tidak padam begitu saja. Menurutnya, kebersamaan antarelemen masyarakat menjadi modal utama menjaga stabilitas nasional.
“Di sinilah TNI hadir nyata, berdiri di tengah masyarakat untuk mengurai kesulitan dan menggenjot roda pembangunan di daerah,” tegas jenderal bintang dua tersebut.