SUMEDANG — Peresmian masjid ini menjadi puncak dari kerja sama para alumni Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2003 Batalion Tantya Sudhirajati. Mereka menggagas pembangunan tempat ibadah tersebut sebagai bentuk pengabdian yang berkelanjutan, tidak terbatas pada masa dinas aktif.
Proses pembangunan dimulai sejak peletakan batu pertama pada 7 November 2025. Seluruh rangkaian konstruksi rampung pada April 2026, berkat gotong royong para alumni, dukungan warga, dan pemerintah desa. Masjid berukuran 13 x 14 meter dengan luas bangunan sekitar 180 meter persegi ini berdiri di atas tanah wakaf yang dihibahkan oleh almarhum Haji Didi dan Ibu Hajar Eka Jarnasi, orang tua dari Kompol Purna Wirawan Cahyadi.
Dalam sambutannya, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan menekankan bahwa kehadiran masjid ini bukan sekadar tempat salat. Ia berharap Masjid An Nur menjadi pusat kegiatan edukasi keagamaan dan sosial kemasyarakatan.
“Ini bukti bahwa pengabdian tidak berhenti ketika seseorang menjalankan tugas kedinasan, tetapi terus hidup melalui karya yang memberikan manfaat bagi sesama. Masjid ini harus menjadi pusat ibadah sekaligus pusat kegiatan sosial dan edukasi masyarakat,” ujar Rudi.
Tak hanya meresmikan, Kapolda juga berkomitmen membantu penyempurnaan fasilitas masjid, khususnya pembangunan pagar, agar kebermanfaatannya lebih optimal. Ia menambahkan, nama “An Nur” diharapkan menjadi cahaya penerang bagi warga sekitar, melahirkan generasi Qurani melalui kegiatan TPA, majelis taklim, dan musyawarah masyarakat.
Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila yang turut hadir dalam peresmian menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya. Menurutnya, inisiatif para alumni Akpol 2003 menjadi teladan nyata dalam berlomba-lomba melakukan kebaikan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sumedang, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya. Ini adalah teladan nyata bagaimana berlomba-lomba dalam kebaikan. Kehadiran masjid ini tentu menjadi berkah besar bagi masyarakat Desa Cibitung,” kata Fajar.
Ia menilai peresmian ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat kepolisian, dan masyarakat. Sinergi itu, lanjutnya, krusial dalam membangun kehidupan sosial yang religius dan harmonis di wilayah Sumedang.
Peresmian Masjid An Nur Tantya Sudhirajati dihadiri oleh jajaran pejabat utama Polda Jabar, unsur Forkopimcam Kecamatan Buahdua, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Desa Cibitung. Mereka menyaksikan langsung simbol pengabdian yang melampaui batas tugas kedinasan.