TASIKMALAYA — Sebuah video memperlihatkan seorang anak kecil menangis histeris sambil menyebut nama Kang Dedi Mulyadi viral di media sosial. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang akrab disapa KDM, merespons dengan cara tak terduga.
Video itu pertama kali diunggah Dedi Mulyadi melalui akun Instagram pribadinya. Dalam rekaman, tampak seorang anak laki-laki berguling-guling di atas kasur di hadapan orang tuanya. Ia berteriak-teriak memanggil nama KDM.
Dedi Mulyadi mendatangi kediaman bocah tersebut di Kampung Cimaung, Desa Sukanagara, Kabupaten Tasikmalaya. Anak yang mengenakan baju putih dan ikat kepala khas Sunda (totopong) itu tampak malu-malu saat akhirnya berhadapan langsung dengan gubernur.
Deden Arasy, demikian nama bocah itu, mengaku menangis karena ingin bertemu dengan KDM. "Mau ketemu sama KDM," katanya, Jumat (15/5/2026).
KDM pun bertanya alasan di balik tangis histerisnya. "Mau difoto kenapa harus nangis," tanya KDM. Deden mengaku sering melihat penampilan gubernur melalui ponsel pintar milik orang tuanya.
Mendengar pengakuan Deden yang kerap bermain ponsel, Dedi Mulyadi langsung melontarkan respons kocak. Ia mengancam akan membawa bocah itu ke barak militer, merujuk pada program pendidikan karakter Pancawaluya yang digagasnya.
"Kamu suka main HP ya? Ayo awas kamu bawa ke Barak loh," kata KDM. Program tersebut menyasar siswa yang kedapatan melakukan kenakalan seperti merokok, berkelahi, atau tawuran.
Setelah bercanda, KDM akhirnya memenuhi permintaan Deden untuk berfoto bersama. Momen haru sekaligus lucu itu menjadi perbincangan hangat di media sosial, menunjukkan kedekatan gubernur dengan warganya hingga ke pelosok desa.