JAWA BARAT — Kepastian langkah ONIC Esports menuju tangga juara semakin terlihat nyata setelah mereka menyelesaikan laga krusial melawan Dewa United. Kemenangan ini bukan sekadar tambahan poin biasa, melainkan pengunci posisi dua besar klasemen sementara yang otomatis menempatkan mereka di zona nyaman Upper Bracket. Dengan hasil ini, ONIC tidak perlu lagi mengkhawatirkan hasil pertandingan tim lain di sisa jadwal musim reguler.
Sepanjang pertandingan, dominasi tim landak kuning terlihat cukup kontras dibandingkan sang lawan. Dewa United yang sebenarnya membutuhkan poin penuh untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen justru kesulitan keluar dari tekanan. Koordinasi objektif yang disiplin dan penguasaan area hutan yang dilakukan pemain ONIC membuat Dewa United kehilangan momentum sejak menit-menit awal pertandingan dimulai.
Keberhasilan ONIC menyegel posisi ini diawali dengan konsistensi mereka dalam memetik kemenangan di paruh kedua musim reguler. Sebelum menghadapi Dewa United, tim ini sudah mengantongi rentetan hasil positif yang membuat selisih poin mereka dengan tim di peringkat ketiga semakin melebar. Eksekusi strategi yang matang dalam perebutan Lord dan Turtle menjadi faktor pembeda yang sangat signifikan dalam laga penentuan tersebut.
Kemenangan atas Dewa United menjadi titik puncak dari kerja keras tim dalam mempertahankan performa di tengah ketatnya persaingan MPL ID S17. Saat memasuki fase late game, kedisiplinan posisi dari para pemain ONIC membuat upaya comeback yang coba dibangun oleh Dewa United selalu menemui jalan buntu. Sinergi antara lini tengah dan roamer mereka terbukti masih menjadi yang terbaik untuk saat ini.
Mengamankan slot Upper Bracket merupakan target utama bagi setiap tim profesional di Mobile Legends Professional League. Dengan berada di posisi ini, ONIC Esports memiliki keuntungan berupa dua kesempatan bertanding. Jika mereka mengalami kekalahan di pertandingan pertama playoff, mereka tidak langsung gugur, melainkan turun ke Lower Bracket untuk mencoba kembali.
Selain jaminan keselamatan, posisi ini juga memberikan waktu istirahat dan persiapan yang lebih panjang bagi tim pelatih untuk memantau meta yang berkembang. Mereka bisa mengamati gaya permainan tim-tim yang harus bertarung lebih awal di babak play-ins. Hal ini sering kali menjadi faktor penentu kemenangan di turnamen kasta tertinggi MLBB Indonesia karena kesiapan strategi yang lebih matang.
Di sisi lain, kekalahan ini memaksa Dewa United untuk bekerja lebih keras di sisa pertandingan musim reguler. Peluang mereka untuk menembus babak playoff masih terbuka, namun margin kesalahan kini menjadi sangat tipis. Mereka harus bersaing ketat dengan tim papan tengah lainnya yang juga mengincar slot terakhir untuk bisa melanjutkan napas di kompetisi musim ini.
Setelah mengunci Upper Bracket, fokus ONIC kini beralih pada pemantapan hero pool dan pengasahan strategi baru. Meski sudah aman, performa di sisa laga musim reguler akan tetap menjadi indikator kekuatan mereka sebelum menghadapi tekanan yang lebih besar di panggung utama playoff MPL ID S17. Komunitas kini menanti apakah dominasi ini akan berlanjut hingga angkat piala atau justru ada kejutan dari tim-tim bawah yang sedang berjuang bangkit.