BOGOR — Arus lalu lintas di jalur Puncak, Kabupaten Bogor, memasuki titik kritis pada Jumat (15/5/2026) siang. Volume kendaraan yang menuju kawasan wisata itu telah menembus angka 20 ribu unit sejak pagi.
Polres Bogor langsung mengaktifkan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah atau one way menuju Jakarta mulai pukul 13.00 WIB. Langkah ini diambil setelah pemantauan petugas di lapangan menunjukkan peningkatan signifikan volume kendaraan.
Kasatlantas Polres Bogor, Iptu Afif Widhi Ananto, menegaskan bahwa pemberlakuan one way bersifat situasional. “Diberlakukan secara situasional dengan melihat volume kendaraan yang melintas serta hasil pemantauan petugas di lapangan,” ujarnya.
Kebijakan ini tidak diterapkan sejak pagi karena petugas masih mengantisipasi keseimbangan arus dari kedua arah. Namun, begitu kepadatan dominan terdeteksi menuju Jakarta, sistem satu arah langsung diaktifkan.
Polisi memfokuskan pengamanan di tiga titik yang dinilai paling rawan kepadatan. Pertama, kawasan Pasar Cisarua yang kerap menjadi simpul kemacetan akibat aktivitas pasar dan parkir liar. Kedua, Megamendung, dan ketiga, Pasir Muncang.
Di ketiga titik itu, petugas ditempatkan untuk mengatur lalu lintas secara manual dan memastikan tidak ada hambatan yang memicu antrean panjang.
Iptu Afif mengingatkan pengendara yang hendak melintasi jalur Puncak untuk memeriksa kondisi kendaraan sebelum berangkat. “Kami mengimbau masyarakat untuk memastikan kendaraan dalam kondisi baik dan memperhatikan arahan petugas di lapangan,” katanya.
Ia juga meminta pemudik dan wisatawan untuk tidak memaksakan diri jika lelah. Istirahat di rest area atau tempat istirahat yang telah disediakan lebih disarankan demi keselamatan.
Polres Bogor akan terus memperbarui informasi terkait rekayasa lalu lintas selama libur panjang. “Pembaruan informasi akan kami sampaikan melalui postingan di kanal TMC Satlantas Polres Bogor,” tutup Afif.
Masyarakat yang hendak melintas disarankan memantau akun media sosial resmi TMC Satlantas Polres Bogor sebelum berangkat. Alternatif jalur lain seperti via Sukabumi atau Cianjur selatan juga bisa dipertimbangkan jika kemacetan di Puncak semakin parah.