Kandang Ayam di Luragung Kuningan Ludes Terbakar, 4 Motor Hangus dan Kerugian Rp 93,2 Juta

Penulis: Prayoga Santana  •  Selasa, 20 Oktober 2026 | 07:16:01 WIB
Petugas pemadam kebakaran memadamkan api yang membakar kandang ayam di Luragung, Kuningan.

KUNINGAN — Kepala UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan, Andri Arga Kusumah, menyebut kobaran api pertama kali terlihat sekitar pukul 12.50 WIB. Saat itu petugas keamanan peternakan, Armadi (47), tengah bertugas di gerbang dan mendengar teriakan kebakaran dari sejumlah karyawan.

Armadi langsung mengecek sumber suara dan mendapati satu lokal kandang ayam semi permanen sudah terbakar. Ia bersama beberapa karyawan berupaya memadamkan api dengan alat pemadam api ringan (APAR) berbahan CO.

Api Membesar meski Sudah Disemprot APAR

Upaya pemadaman awal itu tidak membuahkan hasil. Api justru semakin membesar dan sulit dikendalikan, sehingga pihak peternakan melapor ke UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kuningan.

Sebanyak enam anggota piket, dibantu dua staf dan satu unit mobil pemadam, meluncur ke lokasi kejadian. Petugas tiba lalu berjibaku memadamkan api dan melakukan pendinginan.

Proses pemadaman melibatkan anggota Polsek Luragung, Koramil Luragung, aparat Desa Cikandang, petugas PLN, serta karyawan peternakan. Kobaran api baru berhasil dipadamkan pada pukul 13.50 WIB, sekitar satu jam setelah kejadian pertama dilaporkan.

Empat Motor Ikut Hangus, Penyebab Masih Diduga

Selain bangunan kandang, api menghanguskan barang berharga di dalamnya, termasuk empat unit sepeda motor. Total kerugian materi yang diderita pemilik mencapai Rp 93,2 juta.

Penyebab pasti kebakaran belum diketahui. Dugaan awal mengarah pada arus pendek listrik atau korsleting. Hingga laporan ini diturunkan, tidak ada kabar korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Petugas masih melakukan pendataan di lokasi untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa. Warga di sekitar peternakan diminta tetap waspada selama proses pendinginan berlangsung.

Reporter: Prayoga Santana
Sumber: terasjabar.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top