Tujuh armada pemadam kebakaran dikerahkan untuk menangani kebakaran gudang pengolahan biji plastik di Jalan Raya Citarik, Desa Jatireja, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Kebakaran yang dilaporkan terjadi sekitar pukul 06.30 WIB tersebut menghanguskan bangunan gudang dan sebuah truk yang berada di dalamnya. Petugas membutuhkan waktu tiga hingga empat jam untuk memadamkan api dan memastikan lokasi terkendali.
BEKASI — Komandan Pleton Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bekasi, Bohir, menyatakan pihaknya mengerahkan lima unit kendaraan dari posko terdekat dan satu armada portabel, ditambah dua armada dari Jababeka. Penanganan kebakaran di Jalan Raya Citarik itu melibatkan 25 personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bekasi serta enam personel tambahan dari Kawasan Industri Jababeka.
Petugas bergerak setelah menerima laporan dari pengelola kawasan industri kepada Pos Damkar Pilar, Cikarang Utara, yang kemudian diteruskan ke markas pusat. "Informasi kebakaran kami terima tadi pagi sekitar pukul 06.30 WIB. Saat tiba di lokasi, asap hitam sudah mengepul ke atas dan api telah membakar bangunan gudang tersebut," kata Bohir di lokasi.
Bohir mengungkapkan petugas menghadapi kendala berupa akses jalan menuju lokasi yang relatif sempit dan dipadati masyarakat. "Kesulitan pasti ada, karena kejadian pagi, masyarakat juga sudah banyak. Jalan akses lumayan sempit, jadi mobil kita agak mundur masuknya," ujarnya.
Material plastik yang berada di dalam gudang membuat petugas menggunakan busa pemadam dalam proses penanganan kebakaran. "Petugas akhirnya berhasil memadamkan. Alhamdulillah tidak ada perambatan ke bangunan sekitar lainnya. Dapat kita atasi meski kobaran api relatif besar," ucapnya.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Bangunan gudang pengolahan biji plastik dilaporkan ludes terbakar, dan sebuah truk yang berada di dalam area gudang juga ikut terbakar.
Petugas masih melakukan pendalaman untuk mengetahui penyebab kebakaran. Berdasarkan dugaan awal, api diduga muncul akibat korsleting listrik. "Karena ini enggak ada aktivitas, bisa jadi mungkin kaitannya korsleting listrik," kata Bohir.
Polsek Cikarang Timur dan Polres Metro Bekasi masih berada di lokasi untuk menyelidiki penyebab pasti kebakaran serta menghitung kerugian materiil yang dialami pemilik gudang.