Laporta Usulkan Final Piala Dunia 2030 Digelar di Camp Nou Barcelona

Penulis: Okta Nugraha  •  Jumat, 18 September 2026 | 22:31:31 WIB

JAWA BARAT — Presiden Barcelona Joan Laporta mengusulkan Camp Nou sebagai venue final Piala Dunia 2030. Ia beralasan kapasitas stadion yang mencapai 105.000 penonton usai renovasi menjadi nilai tawar utama. Laporta menyatakan siap mengajukan proposal resmi kepada FIFA.

Piala Dunia 2030 akan digelar di tiga negara: Spanyol, Maroko, dan Portugal. Selain itu, pertandingan spesial dijadwalkan berlangsung di Uruguay untuk memperingati 100 tahun edisi pertama Piala Dunia. Hingga kini, FIFA belum memutuskan di negara mana laga final akan dimainkan.

Federasi Sepakbola Spanyol dan Maroko sama-sama mengklaim akan menjadi tuan rumah partai puncak tersebut. Di tengah tarik-menarik itu, Laporta masuk dengan proposal yang menyasar langsung ke markas Barcelona.

Alasan Laporta: 105.000 Kapasitas dan Tradisi Final 1982

Laporta menyampaikan usulannya dalam wawancara dengan Cadena SER. Ia menilai Camp Nou — yang kini menyandang nama Spotify Camp Nou — punya kapasitas yang tidak dimiliki kandidat lain setelah renovasi rampung.

"Final Piala Dunia sebaiknya tidak di Casablanca atau Madrid, melainkan di Spotify Camp Nou," ujar Laporta seperti dikutip ESPN.

"Saya bilang begini karena ada alasannya: 105.000 fans," imbuhnya merujuk ke kapasitas stadion setelah renovasi selesai nantinya.

Laporta juga menarik garis sejarah. Spanyol pernah menjadi tuan rumah final Piala Dunia 1982, yang digelar di Santiago Bernabeu — markas rival abadi Barcelona, Real Madrid. Menurutnya, itu justru memperkuat argumen bahwa Spanyol layak kembali mendapat kepercayaan.

"Saya kira FIFA akan mempertimbangkannya. Dan selain itu ... Kami sudah pernah menggelar final Piala Dunia di Santiago Bernabeu pada 1982."

Barcelona Siap Ajukan Proposal Resmi ke FIFA

Laporta mengonfirmasi rencananya membawa usulan ini ke meja FIFA secara formal. Ia menyebut final di Camp Nou akan mendatangkan pengakuan internasional yang selama ini diincar klub.

"Final Piala Dunia 2030 di Spotify Camp Nou akan memberi pengakuan internasional yang kami inginkan, dan kami akan mengusulkannya. Kami akan mengemukakan alasan-alasan ini dan yang lainnya yang akan muncul seiring berjalannya waktu," katanya.

Dalam pernyataannya, Laporta juga menyindir kandidat tuan rumah lain. Menurutnya, final Piala Dunia 2030 sebaiknya dimainkan di Spanyol, bukan di Maroko — dengan alasan Spanyol adalah juara dunia.

"Dengan segala hormat kepada Maroko, final Piala Dunia 2030 sebaiknya dimainkan di negara Spanyol. Di samping itu, Spanyol adalah juara dunia."

Peta Persaingan Tuan Rumah Final Piala Dunia 2030

Keputusan FIFA soal venue final Piala Dunia 2030 masih menjadi pertanyaan terbuka. Spanyol dan Maroko sama-sama merasa berhak, sementara Portugal sebagai negara tuan rumah ketiga belum mengajukan klaim serupa.

Camp Nou saat ini masih dalam proses renovasi besar-besaran. Kapasitas 105.000 penonton yang disebut Laporta akan menjadikannya salah satu stadion terbesar di Eropa begitu proyek selesai.

Jika FIFA menyetujui usulan Laporta, Camp Nou akan mencatat sejarah sebagai venue final Piala Dunia kedua di Spanyol setelah Santiago Bernabeu pada 1982. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada respons resmi dari FIFA maupun Federasi Sepakbola Spanyol atas proposal tersebut.

Reporter: Okta Nugraha
Sumber: sport.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top