Pemkab Bekasi Gandeng Pemprov Jabar Buka Akses Kerja Lewat Job Fair Online Nyari Gawe

Penulis: Ridho Pratama  •  Kamis, 17 September 2026 | 17:16:02 WIB

BEKASI — Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menghadiri Job Fair Online Jawa Barat di Kantor Pengelola Kawasan MM2100, Kecamatan Cikarang Barat. Kegiatan itu menjadi langkah kolaborasi Pemprov Jawa Barat dengan Pemkab Bekasi untuk memperluas akses informasi dan kesempatan kerja bagi masyarakat.

Masyarakat dapat mengakses lowongan melalui laman https://nyarigawe.jabarprov.go.id/bursakerja/ serta aplikasi Nyari Gawe yang dikembangkan Pemprov Jawa Barat. Platform itu dirancang sebagai layanan pencarian kerja berbasis digital.

Bagaimana Pemkab Bekasi Menghimpun Lowongan dari Perusahaan?

Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bekasi berperan menghimpun perusahaan-perusahaan di wilayahnya agar mempublikasikan informasi lowongan kerja melalui Job Fair Online Jawa Barat. Langkah itu membuat informasi lowongan lebih terbuka dan mudah diakses warga.

Asep menyatakan Pemkab Bekasi terus mendorong perusahaan membuka kesempatan kerja bagi masyarakat yang berdomisili di Kabupaten Bekasi. Upaya tersebut dilakukan melalui komunikasi dan kunjungan langsung ke sejumlah perusahaan.

"Saya sudah datang langsung ke perusahaan-perusahaan, salah satunya untuk meminta agar mereka membuka lowongan kerja sebagaimana yang kita tetapkan, dan dibuka untuk masyarakat yang berdomisili di Kabupaten Bekasi," ujarnya.

11 Kawasan Industri Jadi Kunci Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Kabupaten Bekasi memiliki sedikitnya 11 kawasan industri yang menjadi bagian penting dari aktivitas perekonomian daerah. Plt Bupati Bekasi akan mengumpulkan pengelola kawasan industri untuk membahas kebutuhan tenaga kerja sekaligus memperluas kesempatan bagi warga lokal.

"Saya akan mengumpulkan semua kawasan industri di Kabupaten Bekasi. Kita akan meminta kepada perusahaan-perusahaan di kawasan tersebut agar mengutamakan rekrutmen masyarakat yang memiliki KTP Kabupaten Bekasi," katanya.

Asep mengakui dari hasil kunjungannya ke sejumlah perusahaan masih ditemukan tantangan terkait kesiapan sumber daya manusia yang belum seluruhnya sesuai dengan kriteria dan kebutuhan perusahaan. Kondisi itu menjadi perhatian Pemkab Bekasi untuk memperkuat pendidikan dan pelatihan.

"Ini menjadi tugas Pemerintah Kabupaten Bekasi agar setiap lulusan, baik SMA, SMK, maupun yang setara, bahkan diploma atau sarjana, bisa menjadi SDM yang mumpuni dan punya bekal ilmu yang dicari oleh perusahaan," ungkap Asep.

Gubernur Minta Job Fair Online Digelar Rutin Tiap Pekan

Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi mendorong pelaksanaan Job Fair Online dilakukan secara berkelanjutan agar informasi kesempatan kerja lebih rutin diterima masyarakat. Ia meminta Pemkab Bekasi terus mengajak perusahaan di wilayahnya berpartisipasi dan mempublikasikan lowongan secara terbuka.

"Saya minta agar live Job Fair ini rutin, bisa per minggu misalnya. Selain bisa menginformasikan kepada masyarakat, kita bisa mengurangi angka pengangguran, lalu kita juga bisa memberantas calo-calo," ujarnya.

KDM menilai keterbukaan informasi lowongan kerja penting untuk memperluas akses masyarakat sekaligus mengurangi praktik percaloan dalam proses pencarian kerja. Ia optimistis semakin banyak perusahaan yang mempublikasikan lowongan secara terbuka, semakin luas pula masyarakat dapat mengetahui dan mengakses kesempatan kerja yang tersedia.

"Ke depannya bisa terus diajak perusahaan-perusahaan untuk mempublikasikan informasi lowongan kerja secara terbuka agar semakin banyak masyarakat luas yang mengetahuinya," harapnya.

Reporter: Ridho Pratama
Sumber: koranpelita.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top