JAWA BARAT — Jakarta — PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali memangkas harga jual emas batangannya. Mengutip data resmi harga emas Antam, harga per gram kini dipatok Rp 2.592.000, turun Rp 10.000 dari perdagangan sebelumnya di level Rp 2.602.000.
Penurunan tidak hanya terjadi pada harga jual. Harga buyback — nominal yang diterima pemilik emas saat menjual kembali ke Antam — ikut terpangkas Rp 15.000 menjadi Rp 2.437.000 per gram. Selisih antara harga jual dan buyback kini mencapai Rp 155.000 per gram.
Bagi investor yang ingin membeli emas batangan, Antam menyediakan berbagai pilihan ukuran dengan harga yang berbeda-beda. Berikut rincian lengkapnya per Selasa (15/9/2026):
Pelemahan harga emas Antam sejalan dengan pergerakan emas di pasar global. Harga emas spot turun 1,8% menjadi US$ 4.271,59 per ounce pada Senin, level terendah sejak 7 Agustus. Adapun emas berjangka AS melemah 2,2% ke US$ 4.311,20.
Analis pasar American Gold Exchange, Jim Wyckoff, menilai lonjakan harga minyak mentah menjadi pemicu utama tekanan terhadap logam mulia. "Kita melihat harga minyak mentah naik tajam hari ini, yang mendorong ekspektasi inflasi dan menunjukkan bank-bank sentral utama dunia harus memperketat kebijakan moneter untuk mengendalikan inflasi. Hal itu menjadi sentimen bearish bagi logam," ujarnya.
Ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed menguat setelah data inflasi AS tetap tinggi. Indeks Harga Konsumen (CPI) naik 0,4% pada bulan lalu, setelah hanya meningkat 0,1% pada Juli. Berdasarkan CME FedWatch, pelaku pasar memperkirakan peluang kenaikan suku bunga The Fed mencapai sekitar 89%.
Bank Sentral Jepang (BOJ) juga diperkirakan menaikkan suku bunga pada Jumat, seiring kenaikan harga energi dan ketegangan yang belum mereda di Timur Tengah. Kondisi ini menjadi tantangan bagi emas, yang meski dikenal sebagai lindung nilai terhadap inflasi, cenderung kehilangan daya tarik saat suku bunga naik karena tidak memberikan imbal hasil.
Meski tengah melemah, harga emas Antam pernah mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah pada Kamis (29/1/2026) di level Rp 3.168.000 per gram, dengan harga buyback saat itu mencapai Rp 2.989.000 per gram. Artinya, harga saat ini masih sekitar 18% di bawah puncak tersebut.
Harga emas Antam bersifat fluktuatif dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti pergerakan harga emas dunia serta kondisi pasar. Investor dan masyarakat yang ingin bertransaksi disarankan mengecek harga terbaru sebelum melakukan pembelian atau penjualan.
Di pasar logam lainnya, perak spot turun 2,5% menjadi US$ 62,88 per ounce, platinum melemah 2% ke US$ 1.759,87, sedangkan paladium turun 0,6% menjadi US$ 1.291,50. Pelemahan menyeluruh ini mencerminkan tekanan global yang masih membayangi komoditas logam mulia.