JAWA BARAT — Menjadi ibu menyusui memang menuntut energi ekstra. Tubuh Bunda bekerja ekstra memproduksi ASI, sehingga rasa lapar pun kerap datang lebih sering. Alih-alih mengonsumsi camilan sembarangan, memilih granola sebagai camilan bisa menjadi langkah cerdas untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian.
Kenapa Asupan Makanan Busui Perlu Diperhatikan?
Selama masa menyusui, kebutuhan energi dan zat gizi Bunda meningkat. Centers for Disease Control and Prevention (CDC) mencatat, ibu menyusui umumnya membutuhkan tambahan sekitar 330–400 kkal per hari dibandingkan kebutuhan sebelum hamil. Jumlah ini bisa berbeda-beda, tergantung pada usia, indeks massa tubuh, tingkat aktivitas, dan apakah Bunda menyusui secara eksklusif atau tidak.
Tidak perlu makan dalam porsi besar sekaligus. Camilan bergizi di sela waktu makan adalah cara efektif untuk membantu memenuhi kebutuhan energi harian tanpa membuat Bunda merasa terlalu kenyang.
5 Manfaat Granola untuk Ibu Menyusui
Granola yang terbuat dari oat, kacang-kacangan, biji-bijian, dan buah kering menawarkan beragam nutrisi penting. Berikut manfaatnya bagi Bunda yang sedang menyusui:
1. Sumber Energi Praktis dan Padat
Kandungan oat dan kacang-kacangan dalam granola memberikan energi yang tahan lama. Ini sangat membantu Bunda yang harus tetap aktif mengurus bayi dan pekerjaan rumah. Granola juga praktis, bisa langsung dinikmati tanpa perlu repot memasak.
Meski begitu, granola cukup padat kalori. Perhatikan porsinya agar camilan sehat ini tidak membuat asupan kalori harian Bunda berlebihan.
2. Kaya Serat untuk Pencernaan Lancar
Oat sebagai bahan utama granola adalah sumber serat yang baik. Serat berperan penting dalam mendukung kesehatan sistem pencernaan dan membuat Bunda merasa kenyang lebih lama. Pilihlah granola yang menggunakan whole grain dan rendah gula tambahan untuk mendapatkan manfaat serat yang maksimal.
3. Mengandung Lemak Sehat dan Protein
Granola dengan tambahan almond, kenari, chia seed, atau biji labu mengandung lemak tak jenuh yang baik untuk tubuh. Kacang dan biji-bijian ini juga memberikan protein serta berbagai vitamin dan mineral penting. Namun, ingatlah untuk tetap mengontrol jumlahnya karena bahan-bahan ini tinggi kalori.
4. Mudah Dipadukan dengan Makanan Bergizi Lain
Granola tidak harus dimakan sendiri. Bunda bisa mencampurnya dengan yoghurt, susu, atau buah segar seperti pisang. Kombinasi ini melengkapi karbohidrat dari granola dengan protein, vitamin, dan mineral dari bahan pendampingnya. Hasilnya, camilan yang lebih bernutrisi dan mengenyangkan.
5. Solusi Camilan untuk Bunda yang Sibuk
Kepraktisan granola menjadi nilai jual utamanya. Bunda bisa menyimpannya dalam wadah tertutup dan mengambilnya kapan saja saat lapar. Ini sangat membantu bagi Bunda yang sering melewatkan waktu makan karena si kecil butuh perhatian ekstra.
Benarkah Granola Bisa Memperbanyak ASI?
Banyak yang mengaitkan granola, terutama yang mengandung oat, dengan peningkatan produksi ASI. Namun, penting untuk memahami bahwa belum ada bukti ilmiah yang kuat mengenai hal ini.
Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam The American Journal of Clinical Nutrition pada 2023 melakukan uji coba pada 176 ibu menyusui. Para peserta diberikan cookies yang mengandung bahan yang dipercaya sebagai pelancar ASI (galactagogue) seperti oatmeal, brewer's yeast, flaxseed, dan fenugreek, atau cookies kontrol selama satu bulan.
Hasilnya, tidak ada perbedaan signifikan dalam produksi ASI antara kedua kelompok. Penelitian ini menyimpulkan bahwa belum ada bukti yang cukup untuk menyatakan bahwa bahan-bahan tersebut dapat meningkatkan produksi ASI secara objektif.
Meski begitu, ada penelitian lain dari peneliti IPB University yang menunjukkan hasil berbeda, yang masih perlu diteliti lebih lanjut. Jadi, anggaplah granola sebagai camilan bergizi yang mendukung kesehatan Bunda secara keseluruhan, bukan sebagai "obat" pelancar ASi.
Tips Memilih Granola untuk Busui
Saat memilih granola, perhatikan label nutrisinya. Pilih produk dengan kandungan gula tambahan yang rendah dan bahan-bahan alami. Hindari granola dengan pemanis buatan atau perasa sintetis. Bunda juga bisa membuat granola sendiri di rumah untuk memastikan kebersihan dan kandungan nutrisinya.
Menjadikan granola sebagai bagian dari pola makan sehat selama menyusui adalah pilihan yang bijak. Camilan ini membantu memenuhi kebutuhan energi dan nutrisi harian, sehingga Bunda tetap bugar dalam menjalani peran baru sebagai ibu. Selalu konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi untuk kebutuhan diet spesifik selama masa menyusui.