BANDUNG — Pengamat Ekonomi dari Universitas Pasundan (Unpas) Bandung, Acuviarta Kartabi, menilai program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dapat menjadi motor percepatan pertumbuhan ekonomi di tingkat desa. Menurutnya, kebijakan ini membuka peluang melalui pengembangan ekosistem bisnis, penguatan kelembagaan, serta kolaborasi antar entitas ekonomi.
Kunci Sukses Ada pada Kesiapan Desa
Kartabi menegaskan bahwa efektivitas program sangat dipengaruhi oleh kondisi spesifik setiap desa. Ia menyebut kesiapan sumber daya, kondisi geografis, dan karakteristik masyarakat menjadi faktor penentu utama.
“Program ini sebenarnya kebijakan yang bagus, namun pelaksanaannya sangat bergantung pada kondisi wilayah dan perencanaan,” kata Acuviarta kepada PRO3 RRI, Sabtu, 20 Juni 2026.
Ia menambahkan, bisnis proses koperasi harus dirancang sesuai dengan potensi desa agar bisa tumbuh berkelanjutan. “Bisnis proses koperasi harus sesuai dengan kondisi sumber daya, iklim, dan karakteristik masyarakat di desa,” ujarnya.
Bukan Pesaing, Tapi Mitra BUMDes dan Koperasi Nelayan
Kartabi meluruskan kekhawatiran bahwa kehadiran Koperasi Desa Merah Putih akan mematikan usaha lokal yang sudah ada. Ia meyakini program ini justru dirancang untuk bersinergi dengan lembaga ekonomi desa lain seperti BUMDes dan koperasi nelayan.
“Konsepnya adalah bersinergi dan saling mendukung, bukan mematikan atau menggantikan entitas ekonomi yang sudah ada,” tegasnya.
Menurutnya, kolaborasi produktif antar lembaga justru akan memperkuat rantai ekonomi desa secara keseluruhan.
Tata Kelola Dana Desa Jadi Sorotan
Pengamat Unpas itu juga menyoroti pentingnya tata kelola yang ketat dalam pengelolaan koperasi. Ia mengingatkan bahwa program ini melibatkan dana negara, dana desa, hingga pembiayaan perbankan.
“Pengurus harus memahami bahwa dana yang digunakan adalah dana masyarakat sehingga pengelolaannya harus penuh tanggung jawab,” katanya.
Oleh karena itu, pengawasan yang transparan menjadi syarat mutlak agar program berjalan sesuai harapan dan tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.
Digitalisasi Jadi Jalan Perluas Pasar Hingga Global
Kartabi mendorong transformasi digital sebagai langkah strategis untuk memperluas jangkauan pasar Koperasi Desa Merah Putih. Ia menilai digitalisasi dapat meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperkuat sistem pengawasan dan pelaporan.
Ia berharap adopsi teknologi ini bisa membuka akses koperasi desa hingga ke pasar global, sehingga produk-produk lokal memiliki daya saing yang lebih tinggi.