JAWA BARAT — Raksasa teknologi Google memanfaatkan panggung Google I/O 2026 untuk mempertegas posisinya di industri desain kreatif. Melalui Pics, pengguna tidak perlu lagi memiliki keahlian penyuntingan tingkat lanjut atau menguasai software rumit untuk membuat materi pemasaran, undangan, hingga purwarupa produk. Aplikasi ini dirancang agar ramah pengguna, mulai dari pemilik bisnis lokal hingga guru sekolah.
Solusi Masalah Klasik Generator Gambar AI
Kelemahan terbesar generator gambar AI saat ini adalah kesulitan memodifikasi satu bagian kecil tanpa mengubah keseluruhan visual. Pengguna sering kali harus menulis ulang seluruh perintah (prompt) dan berharap sistem tidak merusak bagian gambar yang sudah sempurna. Masalah efisiensi ini kerap membuat proses kreatif menjadi frustrasi.
Pics memecahkan masalah tersebut dengan menyematkan Gemini sebagai lapisan penyunting (editing layer) yang dinamis. Setiap elemen dalam desain yang dihasilkan dapat disesuaikan secara mandiri. Pengguna cukup mengeklik area yang ingin diubah dan meninggalkan catatan