SUKABUMI — Pagi hari di Sukabumi dan sekitarnya masih akan didominasi cuaca cerah berawan hingga berawan. Namun, potensi hujan ringan hingga sedang mulai mengintai menjelang siang, terutama di wilayah Kabupaten dan Kota Sukabumi, Kabupaten Cianjur, serta Kabupaten Bogor.
BMKG dalam rilis resminya menyebutkan bahwa peralihan cuaca signifikan baru akan terasa pada siang hingga sore hari. Pada rentang pukul 13.00 hingga 19.00 WIB, langin diprakirakan berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang yang merata di sebagian besar kota dan kabupaten di Jawa Barat.
Potensi Hujan Lebat di Sukabumi dan Sekitarnya
Yang perlu diwaspadai, BMKG memberikan peringatan khusus untuk potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada periode yang sama. Wilayah yang masuk dalam kategori ini meliputi sebagian Kabupaten dan Kota Sukabumi, Kabupaten dan Kota Bogor, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Karawang, dan Kabupaten Purwakarta.
Kondisi hujan lebat ini berpotensi memicu genangan air atau banjir di titik-titik rendah. Selain itu, hujan diprakirakan dapat disertai sambaran petir dan angin kencang yang membahayakan.
Prakiraan Malam Hingga Dini Hari
Memasuki malam hari, dari pukul 19.00 hingga 01.00 WIB, cuaca masih akan berawan. Hujan ringan hingga sedang masih berpotensi turun di sebagian besar wilayah Jawa Barat, termasuk Sukabumi, Cianjur, dan Bandung Raya.
Memasuki dini hari, intensitas hujan mulai mereda. BMKG hanya memprakirakan potensi hujan ringan di sebagian kecil wilayah, seperti Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Karawang.
Suhu, Kelembapan, dan Kecepatan Angin
Suhu udara di Sukabumi pada hari itu diprakirakan berada pada kisaran 18 hingga 34 derajat Celsius. Tingkat kelembapan udara cukup tinggi, yakni antara 55 hingga 95 persen. Angin bertiup dari arah Timur Laut hingga Tenggara dengan kecepatan berkisar antara 5 hingga 40 kilometer per jam.
Masyarakat, khususnya yang beraktivitas di luar ruangan pada sore hingga malam hari, diimbau untuk selalu memantau informasi cuaca terkini dari BMKG. Waspada terhadap pohon tumbang atau baliho roboh akibat angin kencang yang mungkin terjadi secara tiba-tiba.