Bagnaia Sebut Rider Tak Diberi Suara saat MotoGP Australia 2026 Dibatalkan

Penulis: Prayoga Santana  •  Senin, 26 Oktober 2026 | 22:17:31 WIB
Pembalap Ducati Francesco Bagnaia menyatakan para rider tidak dilibatkan dalam keputusan pembatalan balapan utama MotoGP Australia 2026.

JAWA BARAT — Francesco Bagnaia mengungkap para pembalap tidak dilibatkan dalam keputusan pembatalan balapan utama MotoGP Australia 2026 di Sirkuit Phillip Island. Hujan deras yang mengguyur sejak pagi memaksa panitia menghentikan seluruh race kelas Moto3, Moto2, dan MotoGP demi keselamatan.

Pembatalan balapan utama Grand Prix Australia 2026 pada Minggu (25/10) menyisakan cerita dari balik layar. Pembalap Ducati itu menyatakan para rider sama sekali tidak dimintai masukan sebelum keputusan diambil.

Hujan deras yang mengguyur Sirkuit Phillip Island sejak pagi membuat perlombaan ditunda berulang kali. Gangguan visibilitas akhirnya memaksa panitia menghentikan seluruh race di tiga kelas demi keselamatan pembalap.

Bagnaia: Rider Tidak Punya Hak Suara dalam Keputusan Pembatalan

Saat ditanya apakah para pembalap memiliki hak suara dalam pengambilan keputusan, Bagnaia menjawab tegas. Ia tetap menekankan pentingnya menghormati keputusan panitia penyelenggara.

"Tidak," kata Francesco Bagnaia, saat ditanya apakah rider punya hak suara, kepada TNT Sports.

"Tapi dalam situasi seperti ini, kita harus menghormati keputusan [panitia penyelenggara]," kata juara dunia tiga kali itu.

Bagnaia Yakin Phillip Island Masih Aman untuk Balapan

Pembalap asal Italia itu mengaku tetap ingin turun balapan andai diizinkan. Menurutnya, kondisi di Phillip Island kemarin bukan yang terburuk sepanjang kariernya.

"Ya, tentu saja (main). Jelas bahwa kondisinya agak sulit dan sangat dingin, tapi kami pernah balapan dalam kondisi yang lebih buruk dari ini," kata rider berusia 29 tahun itu.

Bagnaia juga menyoroti momen emosional karena Phillip Island menjadi kunjungan terakhir MotoGP ke sirkuit legendaris tersebut. Ia berharap balapan bisa kembali digelar di sana pada masa mendatang.

"Sungguh disayangkan harus mengalami hari Minggu seperti ini, harus tetap berada di garasi di sirkuit seperti ini, terutama mengingat ini kunjungan terakhir MotoGP ke Phillip Island."

"Saya hanya berharap di masa depan kami bisa kembali ke sini untuk menikmati balapan, karena seperti yang kita lihat kemarin, balapan yang digelar di sirkuit ini luar biasa; pertarungan yang hebat," kata Francesco Bagnaia.

Dampak Pembatalan bagi Klasemen MotoGP 2026

Pembatalan race utama membuat tidak ada poin yang dibagikan di Grand Prix Australia. Kondisi ini otomatis mempertahankan jarak poin antar pembalap di papan klasemen, termasuk persaingan Bagnaia dengan rival-rivalnya di papan atas.

Keputusan panitia berdasar pada protokol keselamatan yang ketat. Visibilitas rendah di lintasan dinilai terlalu berisiko jika balapan tetap dipaksakan, terutama dengan kecepatan tinggi yang biasa dicapai para rider di Phillip Island.

Reporter: Prayoga Santana
Sumber: sport.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top