Damkar Sumedang Tangani 3 Kebakaran Lahan Sehari, Satu Titik di Gerbang Tol Ujungjaya Cisumdawu

Penulis: Prayoga Santana  •  Minggu, 25 Oktober 2026 | 12:16:31 WIB
Petugas Damkar Kabupaten Sumedang menangani kebakaran lahan di Gerbang Tol Keluar Ujungjaya, kawasan Tol Cisumdawu.

SUMEDANG — Tiga lokasi kebakaran lahan di Kabupaten Sumedang itu berjarak berjauhan dan memiliki karakteristik berbeda, mulai dari kawasan infrastruktur jalan tol hingga kebun bambu di lingkungan permukiman. Petugas menangani ketiganya pada hari yang sama berdasarkan laporan yang dipublikasikan melalui akun Facebook Damkar Kabupaten Sumedang.

Gerbang Tol Ujungjaya Jadi Titik Pertama

Laporan pertama berasal dari kawasan Tol Cileunyi–Sumedang–Dawuan (Cisumdawu). Damkar Sumedang menyebut lokasi kejadian berada di Gerbang Tol Keluar Ujungjaya.

Lokasi kebakaran berdekatan dengan infrastruktur transportasi. Belum ada keterangan terverifikasi soal kemungkinan gangguan lalu lintas, luas lahan terbakar, maupun durasi penanganan di titik itu.

Jalan Lingkar Utara Jatigede dan Kebun Bambu Pamulihan

Pada hari yang sama, petugas melaporkan penanganan kebakaran lahan di Jalan Lingkar Utara Jatigede, tepatnya Blok Cikadu, Desa Cigintung, Kecamatan Cisitu. Lokasi itu dicantumkan spesifik dalam laporan Damkar Sumedang bertanggal 24 Oktober 2026.

Kejadian ketiga berlangsung di Dusun Segel, RT 001/RW 002, Desa Ciptasari, Kecamatan Pamulihan. Berbeda dengan dua lokasi sebelumnya, laporan di Pamulihan secara khusus menyebut kebakaran kebun bambu.

Jumlah tiga lokasi merujuk pada tiga laporan yang berhasil diperiksa, bukan rekapitulasi seluruh kejadian kebakaran di Kabupaten Sumedang.

Kawasan Cisumdawu Sudah Beberapa Kali Terbakar

Kebakaran di sekitar akses Tol Cisumdawu bukan peristiwa baru. Pada 5 September 2026, kebakaran lahan pernah terjadi di wilayah Cimalaka dan Conggeang, dengan kepulan asap yang sempat mengganggu jarak pandang pengendara.

Kejadian September itu berbeda lokasi dan waktu dengan laporan terbaru di Gerbang Tol Keluar Ujungjaya. Berulangnya laporan menandakan kawasan bervegetasi mudah terbakar di sekitar jalan utama, lahan terbuka, dan permukiman perlu pengawasan lebih ketat.

Penyebab dan Luas Lahan Belum Diketahui

Hingga Minggu pagi (25/10/2026), keterangan pada tiga unggahan Damkar yang diperiksa belum memerinci penyebab masing-masing kebakaran, total luas lahan terdampak, maupun kemungkinan korban dan kerugian material.

Keterangan lanjutan dari instansi terkait diperlukan untuk mengetahui penyebab, hasil penanganan, serta langkah pencegahan. Aktivitas pembakaran sampah di ruang terbuka dan puntung rokok yang masih menyala menjadi risiko yang perlu dihindari, terutama saat vegetasi dalam kondisi kering.

Reporter: Prayoga Santana
Sumber: lintaspriangan.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top