KAI Commuter Pastikan KRL Bogor dan Tangerang Kembali Normal, 18 Perjalanan Terdampak Gangguan

Penulis: Okta Nugraha  •  Kamis, 20 Agustus 2026 | 11:02:01 WIB
KAI Commuter memastikan seluruh layanan KRL lintas Bogor dan Tangerang kembali normal setelah dua insiden terpisah pada Kamis pagi.

JAWA BARAT — KAI Commuter menyatakan seluruh layanan kereta rel listrik (KRL) di lintas Bogor dan Tangerang telah beroperasi normal kembali. Sebelumnya, dua insiden terpisah pada Kamis pagi memaksa manajemen melakukan penyesuaian jadwal perjalanan untuk menjaga keselamatan pengguna jasa.

Manager Public Relations KAI Commuter Leza Arlan menjelaskan, gangguan pertama terjadi pada KRL Bogor Nomor 1183 relasi Bogor-Jakarta Kota. Kereta tersebut tertemper orang hingga menyebabkan kerusakan pada sistem pengereman. Setelah proses penanganan selesai, rangkaian kereta yang sama akhirnya dijalankan kembali menuju Stasiun Manggarai.

Dua Insiden Berbeda, 18 Perjalanan Terlambat

Insiden kedua menimpa KRL Tangerang Nomor 1914A relasi Duri-Tangerang. Kereta ini tertemper sepeda motor di pelintasan tidak resmi antara Stasiun Rawa Buaya dan Batu Ceper. Leza menyebut rangkaian tersebut telah kembali beroperasi setelah dilakukan pemeriksaan.

Dampak dari dua kejadian ini cukup terasa bagi pengguna harian. Leza merinci, sebanyak 10 perjalanan Commuter Line Bogor mengalami keterlambatan hingga lebih dari satu jam dan beberapa perjalanan lainnya terpaksa dibatalkan. Sementara itu, untuk lintas Tangerang, delapan perjalanan tercatat terlambat hingga 48 menit.

Rekayasa Jalur untuk Tekan Keterlambatan

Untuk meminimalkan antrean panjang di stasiun, KAI Commuter sempat memberlakukan rekayasa pola operasi. Pada lintas Bogor, manajemen menggunakan satu jalur antara Stasiun Pasar Minggu dan Stasiun Manggarai. Langkah ini diambil agar perjalanan kereta yang tidak terdampak tetap bisa melintas secara bergantian.

Leza mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi aturan keselamatan di pelintasan sebidang. Pelintasan tidak resmi yang kerap digunakan pengendara menjadi salah satu pemicu utama gangguan operasional yang berujung pada keterlambatan massal.

Meski sempat terjadi penumpukan penumpang di sejumlah stasiun akibat keterlambatan, petugas di lapangan bergerak cepat memberikan informasi terbaru secara berkala. Kini, jadwal perjalanan KRL di kedua lintas tersebut disebutkan telah berjalan sesuai grafik perjalanan kereta (Gapeka) yang berlaku.

Reporter: Okta Nugraha
Sumber: inews.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top