SUKABUMI — Pengawasan di Lapang Merdeka (Lapdek) Kota Sukabumi kini diperketat. Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Sukabumi menyiagakan 15 orang petugas satuan pengamanan (satpam) yang bekerja dengan sistem tiga shift, memastikan kawasan ruang publik itu terpantau sepanjang waktu.
Kepala Bidang Tata Bangunan, Jasa Konstruksi, dan Pertamanan DPUTR Kota Sukabumi, Fajar Rahmansyah, menegaskan penjagaan ini bukan sekadar untuk keamanan, tetapi juga memastikan tidak ada aktivitas jual beli di dalam area lapangan.
Fajar menyebut petugas akan melakukan pemantauan rutin dan memberikan imbauan kepada siapa pun yang mencoba berdagang di area Lapdek. Aktivitas jual beli dinilai dapat mengganggu kenyamanan masyarakat serta menyalahi fungsi kawasan sebagai ruang terbuka publik.
"Sebanyak 15 orang satpam, dibagi tiga shift untuk menjaga Lapdek. Salah satunya memastikan tidak ada yang berjualan di dalam dan menjaga kondusivitas," kata Fajar kepada Radar Sukabumi, Rabu (19/8).
Dengan sistem tiga shift, pengawasan berlangsung bergantian. Jika ditemukan aktivitas yang mengganggu ketertiban, petugas dapat langsung memberikan teguran di tempat.
Pihak DPUTR menegaskan langkah ini bukan untuk membatasi aktivitas masyarakat. Justru sebaliknya, pengawasan dilakukan agar fasilitas yang tersedia di Lapdek bisa dinikmati seluruh warga Kota Sukabumi secara nyaman dan tertata.
"Kami berupaya memastikan Lapdek tetap menjadi ruang publik yang dapat digunakan secara nyaman oleh masyarakat tanpa terganggu aktivitas yang tidak sesuai dengan ketentuan," bebernya.
Fajar juga mengajak warga untuk ikut menjaga ketertiban. Area lapangan diharapkan tidak dijadikan tempat berjualan atau aktivitas lain yang berpotensi mengganggu pengguna ruang publik lainnya.
Pengawasan ketat ini merupakan bagian dari komitmen menjaga Lapang Merdeka sebagai salah satu ruang terbuka publik di pusat Kota Sukabumi. Kawasan yang bebas pedagang diharapkan membuat warga lebih leluasa berolahraga, bersantai, maupun beraktivitas lainnya.
"Intinya kami ingin Lapdek tetap kondusif, tertib dan nyaman. Karena ini ruang publik, penggunaannya harus bisa dirasakan semua masyarakat," ucap Fajar.
Ia menambahkan, pengawasan akan terus dilakukan sebagai bentuk komitmen menjaga Lapang Merdeka tetap bersih, tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh warga Kota Sukabumi.