Star Wars: Zero Company Umumkan Tanggal Rilis 27 Agustus 2026, Padukan Taktik ala XCOM dengan Sinematografi Ala Mass Effect

Penulis: Okta Nugraha  •  Rabu, 12 Agustus 2026 | 01:16:32 WIB
Pemain menyaksikan cuplikan permainan *Star Wars: Zero Company* yang memadukan taktik berbasis giliran dengan penyajian sinematik.

JAWA BARAT — Setelah sekian lama genre taktik berbasis giliran jarang disentuh publisher besar, Bit Reactor mencoba mengisi kekosongan itu dengan membawa lisensi terbesar di dunia: Star Wars. Alih-alih sekadar meniru formula XCOM, studio yang digawangi Greg Foertsch (art director XCOM) ini justru menghadirkan pendekatan baru yang lebih sinematik. Saya sempat mencoba langsung demo gimnya dan berbincang dengan tim pengembang—hasilnya jauh melampaui ekspektasi awal.

Kisah di Balik Layar: Ide dari Vince Zampella

Menariknya, proyek ini lahir dari inisiatif mendiang Vince Zampella, sosok di balik Titanfall dan Call of Duty. Foertsch mengaku awalnya ragu saat tawaran itu datang. "Star Wars tidak ada di bingo card saya, jujur saja, sampai Vince mengangkatnya. Sejujurnya saya sempat takut, tapi saya harus bilang ya," ujarnya.

Ketakutan itu tampaknya tidak berdasar. Sepotong demo yang saya mainkan memperlihatkan perpaduan apik antara tembak-menembak taktis ala XCOM dengan penyampaian cerita ala Mass Effect 2. Gim ini jelas mengambil inspirasi dari film Rogue One dalam hal nuansa perang yang gelap dan karakter yang kompleks.

Bangun Pasukan, Jalin Ikatan, Hadapi Risiko Kematian

Pemain akan berperan sebagai Kapten Hawks, mantan perwira Republik yang bisa dikustomisasi penuh dari spesies hingga latar belakang. Kamu akan merekrut kru "dirty dozen" yang berisi karakter-karakter menarik seperti Tel-Rea (mantan Padawan), Trick (clone trooper yang dipaksa pensiun), dan Cly (Mandalorian yang didorong balas dendam).

Fitur paling menarik di sini adalah sistem Bond. Karakter yang sering bertugas bersama akan membangun sinergi, membuka kemampuan khusus, dan mengembangkan hubungan yang memengaruhi alur cerita. Direktur gim James Brawley menjelaskan, "Karakter tumbuh lebih kuat karena mereka tahu cara bekerja sama. Ini gim Star Wars milikmu—cara kamu mencapai tujuan, hubungan yang kamu bangun, semuanya unik."

Konsekuensinya pun nyata. Kematian permanen (permadeath) berlaku di sini. Kehilangan satu anggota kru bukan hanya kehilangan unit tempur, tapi juga memutus ikatan yang sudah dibangun dan menghilangkan akses ke kemampuan sinergi tersebut. Bagi yang ingin tantangan murni, mode Ironman dengan autosave tersedia untuk mencegah godaan save scumming.

Kamera Sinematik dan Cerita yang Lebih Dalam

Berbeda dari kebanyakan gim taktis yang memakai kamera isometrik, Zero Company menggunakan kamera third-person di atas bahu untuk adegan-adegan kunci. Keputusan ini membuat gim terasa lebih mirip RPG sinematik seperti Baldur's Gate 3 ketimbang gim taktis tradisional. "Kami harus terlihat lebih bagus, bukan lebih buruk. Frame rate lebih tinggi, lebih banyak cerita, lebih imersif. Kami hanya membuat gim yang bagus—kebetulan berbasis giliran," kata Bit Reactor.

Latar waktunya sendiri mengambil tempat di era Clone Wars, tapi berjalan paralel di sela-sela peristiwa kanon. Musuh utamanya adalah Infinite Coil, sebuah kultus yang terafiliasi Separatis dengan anggota yang tampaknya terinfeksi wabah misterius—kemungkinan besar berbau sisi gelap Force. Tim pengembang mengaku Disney sangat terbuka dan membantu proses kreatif, sebuah kabar baik mengingat kualitas lisensi Star Wars yang kerap naik turun.

Tanggal Rilis dan Ketersediaan

Star Wars: Zero Company akan hadir di Xbox Series X|S dan PC (Steam) pada 27 Agustus 2026. Harga resmi belum diumumkan, namun mengingat skala produksi AAA-nya, estimasi awal berkisar antara USD 59–69 (sekitar Rp 975 ribu hingga Rp 1,1 juta).

Bagi penggemar genre taktik yang merasa XCOM sudah mati—terutama setelah Take Two memilih fokus ke Civilization—gim ini adalah jawaban yang layak dinantikan. Dengan kombinasi gameplay taktis yang solid, karakter yang ditulis dengan serius, dan sentuhan sinematik yang jarang ada di genre ini, Zero Company berpotensi menjadi jembatan bagi pemain baru untuk mengenal turn-based tactics. Jika kamu penggemar Star Wars atau sekadar rindu gim strategi berkualitas tinggi, gim ini layak masuk wishlist.

Reporter: Okta Nugraha
Sumber: windowscentral.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top