Sandisk Optimus GX 7100M 2TB: SSD M.2 2230 Tercepat untuk Steam Deck dan ROG Ally

Penulis: Ridho Pratama  •  Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:20:01 WIB
Sandisk Optimus GX 7100M resmi diperkenalkan sebagai SSD M.2 2230 dengan kecepatan baca hingga 7.250 MB/s untuk perangkat gaming portabel.

JAWA BARAT — Sandisk resmi memperkenalkan Optimus GX 7100M, SSD M.2 2230 yang dirancang untuk perangkat gaming portabel dan laptop ultra-ringkas. Drive ini merupakan penerus spiritual WD Black SN770M yang populer di kalangan pengguna Steam Deck, namun kini hadir dengan peningkatan signifikan pada efisiensi daya dan performa random read.

Spesifikasi Utama Sandisk Optimus GX 7100M

  • Kapasitas: 1TB (Rp 3,8 juta) dan 2TB (Rp 7,4 juta)
  • Form Factor: M.2 2230 single-sided
  • Interface: PCIe 4.0 x4 / NVMe 2.0
  • Kecepatan Baca/Tulis: hingga 7.250 / 6.900 MB/s
  • Random Read/Write: hingga 1.000K / 1.300K IOPS
  • Memory: Sandisk 218-Layer TLC (BiCS8)
  • Endurance: 600TBW (1TB) dan 1.200TBW (2TB)
  • Garansi: 5 tahun

Performa Nyata: Unggul di Random Read dan Efisiensi Daya

Hasil pengujian menunjukkan 7100M unggul dalam metrik yang paling berpengaruh pada pengalaman gaming: random read 4KB pada QD1. Angka ini menjadi tolok ukur responsivitas sistem, dan SSD ini mencatatkan hasil terbaik di antara semua drive M.2 2230 yang pernah diuji. Latensi rendah ini berarti waktu loading game yang lebih singkat dan navigasi antarmuka yang lebih mulus.

Dalam pengujian 3DMark Storage Benchmark yang mensimulasikan aktivitas gaming nyata, 7100M menempati posisi kedua di bawah Crucial P310, namun menjadi yang terbaik di antara drive berbasis TLC. Keunggulan ini penting karena flash TLC menawarkan konsistensi performa dan endurance lebih baik dibandingkan QLC yang dipakai P310.

Efisiensi daya menjadi nilai jual utama lainnya. SSD ini tercatat sebagai drive M.2 2230 paling efisien yang pernah diuji, dengan konsumsi daya di bawah 4W pada workload tipikal. Ini berdampak langsung pada daya tahan baterai perangkat genggam seperti Steam Deck yang beroperasi pada mode PCIe 3.0.

Hal yang Perlu Diperhatikan: Suhu dan Harga

Sensor suhu drive mencatat puncak 85°C pada pengujian beban berat dengan ambang throttling di 90°C. Meski angka ini terlihat mengkhawatirkan, kondisi tersebut hanya terjadi pada workload sintetis ekstrem yang jarang ditemui dalam penggunaan harian. Pada perangkat dengan PCIe 3.0 atau aktivitas normal, suhu akan jauh lebih rendah.

Harga menjadi pertimbangan utama. Varian 1TB dibanderol USD 229,99 (sekitar Rp 3,8 juta) dan 2TB seharga USD 449,99 (sekitar Rp 7,4 juta). Ini lebih mahal 12,5% dibanding pendahulunya, WD Black SN770M, namun selisih tersebut sepadan dengan peningkatan performa dan efisiensi yang ditawarkan.

Software Pendukung dan Posisi Pasar

Sandisk menyertakan paket software lengkap: Dashboard untuk monitoring kesehatan drive, pembaruan firmware, dan fitur Game Mode yang meningkatkan responsivitas dengan menonaktifkan idle power states. Tersedia juga lisensi Acronis True Image untuk cloning dan backup data.

Di pasar M.2 2230, opsi berkualitas memang terbatas. Crucial P310 masih menjadi pesaing terdekat, namun basis QLC-nya membuat endurance lebih rendah. Corsair MP600 Mini dengan controller Phison E27T sulit ditemukan dan tidak menandingi random read 7100M. Posisi ini menjadikan Optimus GX 7100M pilihan jelas bagi pengguna yang menginginkan performa terbaik.

Kesimpulan: Investasi Tepat untuk Perangkat Genggam

Sandisk Optimus GX 7100M adalah SSD M.2 2230 terbaik yang tersedia saat ini. Kombinasi performa tinggi, efisiensi daya, dan dukungan software lengkap menjadikannya pilihan ideal untuk pemilik Steam Deck, ROG Ally, atau laptop ultra-ringkas yang ingin upgrade storage.

Premium harga yang diminta sepadan dengan kualitas yang ditawarkan, terutama untuk pengguna yang menginginkan kecepatan loading maksimal dan ketenangan pikiran dari flash TLC. Bagi yang berada di sisi budget, alternatif seperti Crucial P310 tetap layak dipertimbangkan, namun 7100M adalah pilihan tepat bagi mereka yang mengejar performa tanpa kompromi.

Reporter: Ridho Pratama
Sumber: tomshardware.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top