GIIAS 2026: Strategi GAC Potong Harga Rp80 Juta, VinFast Tenangkan Konsumen, Royal Enfield Pamer 9 Motor

Penulis: Taufik Rahman  •  Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:50:01 WIB
GAC memamerkan sejumlah mobil listrik dengan potongan harga hingga Rp80 juta pada GIIAS 2026 di Indonesia.

JAWA BARAT — Jakarta, VIVA — Pameran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 yang berlangsung di Indonesia menjadi panggung bagi tiga pabrikan dengan pendekatan berbeda. Mereka tidak sekadar memajang produk, melainkan menawarkan solusi atas dua hambatan terbesar pembeli otomotif tanah air: harga dan kekhawatiran akan teknologi baru.

Potongan Harga Hingga Rp80 Juta untuk Model Listrik GAC

Keputusan paling agresif datang dari GAC. Pabrikan asal China ini memangkas banderol sejumlah mobil listriknya selama periode pameran berlangsung, dengan diskon terbesar menembus angka Rp80 juta. Langkah ini membuat beberapa model GAC masuk ke kategori harga yang lebih ramah kantong.

Strategi pemangkasan harga ini menyasar konsumen yang selama ini ragu beralih ke kendaraan listrik karena faktor biaya awal. Dengan selisih yang signifikan, GAC berharap dapat mempercepat keputusan pembelian di tengah ketatnya persaingan segmen mobil listrik di Indonesia.

VinFast Luncurkan Program Drive Worry Free untuk Hapus Keraguan

Alih-alih berfokus pada potongan harga, VinFast memilih pendekatan jangka panjang lewat konsep Drive Worry Free. Program ini dirancang untuk menjawab kekhawatiran klasik pemilik mobil listrik, seperti ketersediaan infrastruktur pengisian daya dan biaya perawatan di masa depan.

Melalui skema ini, VinFast mengemas dukungan ekosistem secara menyeluruh—mulai dari jaringan pengisian, layanan purnajual, hingga program kepemilikan yang lebih fleksibel. Tujuannya jelas: membangun kepercayaan bahwa memiliki mobil listrik kini tidak lagi merepotkan. Cara ini berbeda dengan sekadar menurunkan harga, karena menyasar biaya kepemilikan total dalam jangka panjang.

Royal Enfield Bawa Sembilan Model Sekaligus ke GIIAS 2026

Dari segmen motor premium, Royal Enfield memanfaatkan GIIAS 2026 untuk menunjukkan keluasan lini produknya. Sebanyak sembilan model dipajang, mulai dari bergaya klasik retro hingga motor petualang. Setiap model memiliki karakter yang berbeda, memberi pengunjung gambaran utuh tentang pilihan yang tersedia.

Kehadiran sembilan unit ini bukan tanpa alasan. Pabrikan asal India tersebut ingin menegaskan komitmennya terhadap pasar motor premium Indonesia yang terus bertumbuh. Rentang harga yang ditawarkan pun dibuat bervariasi, sehingga tidak hanya menyasar satu segmen pembeli saja.

Dari tiga strategi yang dipamerkan, terlihat jelas persaingan di GIIAS 2026 tidak lagi dimenangkan oleh produk dengan spesifikasi tertinggi. Pabrikan yang mampu menawarkan solusi atas masalah konsumen—entah itu harga, kepercayaan, atau pilihan—yang akan keluar sebagai pemenang.

Reporter: Taufik Rahman
Sumber: viva.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top