Pemkab Sukabumi Kejar Target UHC di Tengah Bencana 2024-2025, Data Kependudukan Jadi Kunci

Penulis: Prayoga Santana  •  Selasa, 07 Juli 2026 | 19:48:32 WIB
Pemkab Sukabumi fokus percepat Universal Health Coverage meski terdampak bencana 2024-2025.

SUKABUMI — Pemkab Sukabumi memastikan komitmennya mempercepat target Universal Health Coverage (UHC) meskipun anggaran daerah terkendala bencana alam dua tahun terakhir. Pertemuan dengan Tim Percepatan UHC Provinsi Jawa Barat digelar di Pendopo Kabupaten Sukabumi, Selasa (7/7/2026).

Bencana 2024-2025 Menggerus Fiskal Daerah

Sekda Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, menyebutkan bahwa bencana di 36 kecamatan pada 2024 dan 2025 menyebabkan kerusakan ribuan rumah warga. Kondisi ini berdampak langsung pada kemampuan anggaran daerah untuk membayarkan iuran BPJS Kesehatan masyarakat.

“Ada tantangan besar yang dihadapi Pemkab Sukabumi, terutama terkait dengan kondisi fiskal daerah pasca kejadian kebencanaan di tahun 2024 dan 2025 yang menyebabkan kerusakan ribuan rumah di 36 kecamatan. Hal ini berdampak langsung pada kemampuan anggaran daerah untuk mengcover iuran BPJS Kesehatan masyarakat,” ujar Ade.

Meski demikian, ia menegaskan Pemkab Sukabumi tetap berkomitmen mencari solusi lintas sektoral. “Saya menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Sukabumi untuk mencari solusi lintas sektoral,” tegasnya.

Data Kependudukan Jadi Syarat Mutlak UHC

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Jawa Barat, Berli Hamdani Gelung Sakti, menekankan bahwa keakuratan data kependudukan menjadi basis utama penentuan kepesertaan JKN. Tanpa data yang valid, bantuan iuran berisiko tidak tepat sasaran.

“Saya menyoroti pentingnya keakuratan data kependudukan sebagai basis utama penentuan kepesertaan JKN,” ungkap Berli.

Ia menambahkan, tim teknis dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Sukabumi dan Provinsi Jawa Barat akan segera melakukan pembahasan lanjutan. Diskusi teknis ini akan merumuskan regulasi daerah, penyesuaian anggaran, serta strategi pelibatan swasta melalui program CSR.

Validasi Data Peserta Secara Berkala

Kepala Cabang BPJS Kesehatan Sukabumi, Nora D. Manurung, menyoroti perlunya validasi data peserta secara berkala. Langkah ini penting agar bantuan iuran yang digelontorkan benar-benar tepat sasaran.

“Perlu validasi data peserta secara berkala agar bantuan iuran tepat sasaran,” kata Nora.

Dengan koordinasi lintas sektoral yang matang, Pemkab Sukabumi optimistis perlindungan kesehatan yang komprehensif bagi seluruh warga dapat segera terwujud. Target UHC di Sukabumi diharapkan sejalan dengan program prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan target nasional.

Reporter: Prayoga Santana
Sumber: patrolisukabumi.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top