CIREBON — Sebanyak 270 siswa dijadwalkan mengawali tahun ajaran baru di Sekolah Rakyat Kabupaten Cirebon pada pertengahan Juli 2026. Mereka akan masuk asrama secara bertahap selama empat hari, mulai 11 hingga 14 Juli, sebelum kegiatan belajar mengajar resmi dimulai.
Pemerintah daerah memastikan bahwa meski pembangunan kawasan Sekolah Rakyat belum sepenuhnya tuntas, fasilitas penunjang utama aktivitas pendidikan telah rampung. Ruang kelas dan asrama dinyatakan siap huni dan siap pakai untuk menampung para siswa.
“Seluruh siswa dijadwalkan masuk asrama secara bertahap pada 11 sampai 14 Juli. Setelah itu kegiatan belajar mengajar akan mulai dilaksanakan sesuai agenda yang telah disusun,” ujar Kepala Dinas Sosial Kabupaten Cirebon, Drs Hafidz Iswahyudi MSi, dalam keterangannya, kemarin.
Sekolah Rakyat Kabupaten Cirebon merupakan program pemerintah pusat yang dikoordinasikan oleh Kementerian Sosial (Kemensos). Pemerintah Kabupaten Cirebon berperan memberikan dukungan penuh pada masa awal operasional agar proses pembelajaran berjalan lancar.
Untuk memastikan kesiapan pengajaran, pemerintah daerah telah menyiapkan tenaga pendidik dari tingkat SD hingga SMA. Langkah ini dilakukan agar kegiatan belajar mengajar dapat langsung berjalan sejak hari pertama siswa menempati asrama.