JAWA BARAT — Spanyol tak butuh waktu lama untuk menunjukkan dominasi. Meski sempat diredam Austria lewat penguasaan bola di 10 menit awal, skema Ralf Rangnick buyar setelah trio Rodri, Pedri, dan Dani Olmo mengambil alih lini tengah. Hasilnya, gawang Alexander Schlager mulai kebobolan di menit ke-36.
Umpan mendatar Marc Cucurella dari sisi kiri disambar Oyarzabal dengan sontekan pelan yang membuat Schlager mati langkah. Sebelumnya, wasit sempat menganulir gol Cucurella di menit ke-29 karena bola muntah dari tinju kiper Austria dianggap tak sah.
Tertinggal satu gol, Austria baru berani keluar. Tapi lini depan yang dikomandoi Marcel Sabitzer dan Michael Gregoritsch gagal menciptakan peluang berbahaya hingga turun minum.
Pada babak kedua, Spanyol kian beringas. Menit ke-67, Pedro Porro menyundul umpan matang Alex Baena untuk menggandakan skor jadi 2-0. Tim asuhan Luis de la Fuente terus menekan sisi sayap Austria tanpa ampun.
Hingga lima menit terakhir, Austria belum melepas satu tembakan tepat sasaran. Sebaliknya, Spanyol sudah mengoleksi sembilan shoot on target. Puncaknya, menit ke-89, Oyarzabal mencetak gol keduanya. Lagi-lagi assist dari Cucurella, kali lewat umpan terobosan.
Dengan hasil ini, Spanyol lolos sebagai salah satu tim dengan performa meyakinkan. Di babak 16 besar, mereka akan menunggu lawan dari duel Portugal versus Kroasia. Sementara Austria harus angkat koper lebih awal setelah gagal mengimbangi agresivitas La Roja.
Susunan pemain Spanyol: Unai Simon; Pedro Porro, Pau Cubarsi, Aymeric Laporte, Marc Cucurella; Dani Olmo, Rodri, Pedri; Lamine Yamal, Mikel Oyarzabal, Alex Baena. Austria: Alexander Schlager; Stefan Posch, Kevin Danso, David Alaba, Konrad Laimer; Nicolas Seiwald, Xaver Schlager; Romano Schmid; Patrick Wimmer, Marcel Sabitzer; Michael Gregoritsch.