JAWA BARAT — Jakarta, VIVA – Tiga artikel VIVA Otomotif yang paling menyita perhatian pembaca dalam sepekan terakhir memiliki benang merah yang sama: keamanan dan performa kendaraan di luar kebiasaan. Bukan soal harga atau desain, melainkan risiko yang mungkin tidak disadari pemilik mobil.
Tidak semua mobil aman disimpan di dalam ruangan tertutup. Beberapa jenis kendaraan, khususnya mobil listrik, justru lebih baik diparkir di area terbuka dengan sirkulasi udara yang baik.
Hal ini berkaitan dengan potensi gangguan teknis pada baterai yang bisa menimbulkan risiko kebakaran. Meski kasusnya tidak umum, pemilik disarankan memahami karakteristik baterai lithium-ion yang sensitif terhadap suhu tinggi dan benturan. Parkir di luar garasi memberikan ventilasi alami dan akses evakuasi yang lebih mudah jika terjadi sesuatu.
Produk aditif bahan bakar kini mudah ditemukan di pasaran dengan klaim mampu menghemat konsumsi BBM dan meningkatkan performa mesin. Namun, efektivitasnya tidak bisa disamaratakan pada semua kendaraan.
Menurut analisis yang dihimpun VIVA, manfaat aditif sangat tergantung pada tiga faktor utama: kondisi mesin, kualitas bahan bakar yang digunakan, dan jenis aditif itu sendiri. Pada mesin yang sudah kotor atau mengalami penumpukan kerak, aditif pembersih injektor memang bisa mengembalikan performa. Sebaliknya, pada mesin yang terawat, efek penghematannya nyaris tidak terasa dan lebih bersifat sugesti.
Pengguna kendaraan disarankan membaca label produk dan memahami fungsi spesifik aditif sebelum membeli, bukan sekadar percaya pada klaim pemasaran.
BMW belum lama ini mengundang kalangan pemilik modal untuk menyaksikan demonstrasi langsung kemampuan mobil antipelurunya. Hasilnya, menurut saksi mata, cukup membuat melongo.
Kendaraan yang diuji adalah BMW X5 Protection VR6, yang dirancang untuk memberikan perlindungan level VR6—mampu menahan serangan senjata api genggam berdaya ledak tinggi. Dalam demonstrasi tersebut, mobil tetap menunjukkan performa berkendara yang nyaman dan responsif layaknya SUV premium biasa, meski bobotnya bertambah signifikan karena lapisan baja dan kaca setebal puluhan milimeter.
Teknologi perlindungan yang disematkan menjadi bukti bahwa aspek keamanan kini menjadi prioritas utama di industri otomotif modern, bahkan untuk kendaraan harian.