BOGOR — Sebanyak 3.212 lowongan pekerjaan dari 119 jabatan tersedia bagi pencari kerja di Kota Bogor. Job Fair 2026 yang digelar di Lantai 2 Plaza Jambu Dua ini melibatkan 30 perusahaan, termasuk perusahaan outsourcing yang membawahi sejumlah perusahaan besar.
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, membuka secara resmi kegiatan tersebut pada Senin (8/6/2026). Ia menegaskan bahwa bursa kerja ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Bogor menekan angka pengangguran terbuka di wilayahnya.
Jenal Mutaqin meminta Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bogor mengawal proses rekrutmen agar berjalan profesional. Ia menegaskan tidak boleh ada praktik titip-menitip dari pihak mana pun, termasuk pejabat daerah.
“Saya minta Pak Kadis mengawal, tidak ada titipan dari siapa dan pejabat siapa. Semua harus profesional. Kita juga minta laporan dari perusahaan nanti,” tegas Jenal dalam sambutannya.
Kepala Disnaker Kota Bogor, Adi Novan, menjelaskan bahwa Job Fair 2026 ini bertepatan dengan rangkaian Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544. Ia memberikan apresiasi kepada seluruh perusahaan, HRD, dan Plaza Jambu Dua yang berpartisipasi.
“Penghargaan dari Pemkot Bogor kepada seluruh perusahaan, HRD, dan Plaza Jambu Dua yang sudah berpartisipasi dalam job fair kali ini. Ini bukti pemerintah dan pemangku kepentingan hadir dalam mengatasi dan menekan angka pengangguran, terutama di Kota Bogor,” ujar Adi Novan.
Menurut data Disnaker, perusahaan outsourcing yang turut serta dalam bursa kerja ini membuka akses ke perusahaan-perusahaan besar di berbagai sektor. Hal ini diharapkan memperluas pilihan bagi pencari kerja lokal.
Jenal Mutaqin menambahkan bahwa upaya sekecil apa pun dalam penyediaan lapangan kerja menjadi langkah strategis pemerintah. “Dengan jumlah perusahaan yang cukup banyak, tersedia banyak sekali peluang-peluang lowongan bagi masyarakat,” katanya.