Pelindo Regional 3 Kalimantan Gelar Sosialisasi K3, Targetkan Nol Kecelakaan Akibat Blind Spot Alat Berat

Penulis: Sigit Wicaksono  •  Selasa, 12 Mei 2026 | 18:13:01 WIB
Pelindo Regional 3 Kalimantan menggelar sosialisasi K3 untuk mencegah kecelakaan akibat blind spot alat berat.

JAWA BARAT — Area pelabuhan menjadi salah satu zona dengan risiko kecelakaan kerja tinggi. Pergerakan alat berat, truk, dan container crane yang terus-menerus menciptakan titik buta (blind spot) yang bisa berakibat fatal jika tidak diantisipasi. Menyadari hal itu, Pelindo Regional 3 Subregional Kalimantan menggelar sosialisasi penguatan K3 di Banjarmasin.

Risiko Blind Spot Jadi Ancaman Utama di Pelabuhan

Dalam sosialisasi tersebut, Junior Manager HSSE PT Pelindo Regional 3 Subregional Kalimantan, Yoga Arya Kuswanto, memaparkan bahwa blind spot dan pergerakan alat berat merupakan potensi bahaya terbesar di area operasional. "Seluruh pekerja, cleaning service, dan vendor wajib meningkatkan kepedulian dan disiplin terhadap prosedur keselamatan yang telah ditetapkan," ujar Yoga.

Peserta sosialisasi mendapatkan pemahaman tentang penerapan budaya keselamatan melalui prinsip "Patuhi – Peduli – Intervensi". Prinsip ini mendorong setiap individu untuk berani menghentikan pekerjaan (Stop Work Authority) jika menemukan kondisi tidak aman.

Langkah Antisipatif: Zona Aman hingga Seat Belt

Materi yang disampaikan mencakup penentuan zona aman (safe zone) saat alat berat bergerak, penggunaan alat peringatan dini, hingga penguatan disiplin penggunaan sabuk keselamatan atau seat belt. Yoga menegaskan, penerapan K3 bukan sekadar formalitas perusahaan, melainkan langkah nyata melindungi nyawa pekerja sekaligus menjaga kelancaran operasional pelabuhan.

"Kami mengajak seluruh pihak untuk berani melakukan intervensi apabila menemukan kondisi tidak aman serta selalu memastikan berada di zona aman saat alat bergerak," katanya.

Komitmen Stop Fatality di Lingkungan Kerja

Pelindo Regional 3 Subregional Kalimantan berkomitmen memperkuat pengawasan dan edukasi HSSE secara berkelanjutan. Semangat "Stop Fatality" dan "Zero Tolerance for Equipment/Vehicle Movement Risk" menjadi landasan utama perusahaan dalam menjaga keselamatan seluruh insan pelabuhan. Perusahaan berharap, melalui sosialisasi ini, seluruh cleaning service dan vendor semakin memahami pentingnya pengendalian risiko di area operasional, khususnya terkait blind spot dan mobilisasi alat maupun kendaraan.

Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Junior Manager Umum dan Humas Sub Regional Kalimantan PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Suprayogi Sumarkan, melalui email banjarmasin@pelindo.co.id atau laman resmi Pelindo.

Reporter: Sigit Wicaksono
Sumber: suaramilenial.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top