Pemkab Bandung Wajibkan 90 Ribu Buruh Tanam Pohon untuk Pulihkan Kawasan Hulu

Penulis: Prayoga Santana  •  Minggu, 10 Mei 2026 | 22:20:01 WIB
Pemkab Bandung wajibkan 90 ribu buruh tanam minimal dua pohon untuk rehabilitasi kawasan hulu.

BANDUNG — Pemerintah Kabupaten Bandung langsung mengambil langkah konkret usai aksi penanaman 12.000 pohon bersama Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) di kawasan Pasir Jambu. Bupati Bandung Dadang Supriatna mencanangkan program lanjutan dengan melibatkan sekitar 90.000 buruh yang bekerja di wilayah tersebut.

Dalam kebijakan terbaru ini, setiap buruh di Kabupaten Bandung diwajibkan menanam minimal dua bibit pohon di sekitar lingkungan tempat tinggal mereka. Langkah ini diambil sebagai upaya masif untuk merehabilitasi lahan kritis dan menjaga kelestarian alam di wilayah hulu.

“Kita sudah bersepakat dengan seluruh serikat buruh, sejumlah 90 ribu buruh ini wajib menanam pohon. Minimal dua pohon per orang,” ujar Bupati Bandung Dadang Supriatna di Bandung, Minggu.

Target Rehabilitasi 942 Hektare Lahan Pertanian yang Beralih Fungsi

Kondisi lingkungan di Kabupaten Bandung tengah menghadapi tantangan serius akibat alih fungsi lahan. Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Bandung, terdapat sekitar 942,68 hektare lahan pertanian yang berubah menjadi area bangunan dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir.

Penanaman pohon di kawasan hulu menjadi krusial karena wilayah ini berfungsi sebagai daerah resapan air utama bagi Bandung Raya. Dengan melibatkan puluhan ribu buruh, pemerintah daerah berharap pemulihan lingkungan bisa berjalan lebih cepat guna mencegah ancaman banjir bandang yang kerap mengintai wilayah hilir.

Menteri LH: Gerakan Memuliakan Bumi Jadi Inspirasi Nasional

Menteri Lingkungan Hidup (LH) Mohammad Jumhur Hidayat menegaskan bahwa kolaborasi dengan serikat buruh di Bandung ini akan menjadi model bagi kampanye penghijauan nasional. Ia menilai keterlibatan aktif kaum buruh dalam isu lingkungan merupakan momentum penting yang jarang terjadi sebelumnya.

“Sebelumnya tidak ada satu payung yang bisa menyatukan kita, kecuali saat ini di bawah payung gerakan memuliakan bumi atau upaya memelihara lingkungan hidup,” kata Menteri LH Jumhur.

Jumhur menambahkan bahwa pemerintah pusat berencana menduplikasi gerakan dari daerah ini untuk diterapkan secara nasional. Apalagi, saat ini Indonesia memiliki tantangan besar berupa 12,4 juta hektare lahan yang masuk dalam kategori perlu restorasi segera.

“Pemerintah pusat juga nanti akan melakukan kampanye terinspirasi dari teman-teman yang ada di daerah Pak Bupati. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini kita akan menjadikan sebuah gerakan nasional,” ucapnya.

Kolaborasi Lintas Sektor untuk Cegah Banjir Bandang

Penghijauan di Pasir Jambu ini tidak hanya sekadar seremoni, tetapi juga upaya menjaga ketersediaan air tanah bagi masyarakat. Menteri LH berharap sinergi antara pemerintah, pengusaha, dan buruh dapat terus terjaga secara berkelanjutan.

“Kami berkolaborasi dengan serikat buruh, hampir 12.000 pohon yang ditanam. Mudah-mudahan menjadi alat untuk terus melestarikan lingkungan sehingga tidak terjadi lagi banjir bandang di sini,” tutup Jumhur.

Reporter: Prayoga Santana
Sumber: jabar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top