Pawai Jampana Bandung Digelar 24 Oktober 2026, 30 Kecamatan Ikut Kirab Rute 1,3 Kilometer

Penulis: Sigit Wicaksono  •  Sabtu, 24 Oktober 2026 | 07:17:01 WIB
Pawai Jampana Kota Bandung digelar 24 Oktober 2026 dengan rute sepanjang 1,3 kilometer.

BANDUNG — Jadwal kegiatan tertuang dalam informasi resmi Pemerintah Kota Bandung yang dipublikasikan pada 19 Oktober 2026. Perangkat daerah diarahkan menampilkan tugas dan inovasi pelayanan publik lewat dekorasi jampana, sementara kecamatan mengangkat karakteristik wilayah masing-masing.

Jampana Gantikan Karnaval Mobil Hias

Jampana merupakan tandu tradisional yang dihias sesuai tema tertentu. Pemkot memilih format ini untuk memperkenalkan identitas instansi pemerintah sekaligus potensi lokal dari 30 kecamatan di Kota Bandung.

Sejumlah konsep sudah disiapkan. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil merepresentasikan KTP dan kartu keluarga, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan menampilkan kendaraan pemadam, sedangkan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian mengangkat hewan ternak.

Untuk kategori kecamatan, contoh konsep yang diperkenalkan mencakup kesenian Ulin Barong dari Coblong, Masjid Al-Jabbar dari Gedebage, dan Tahu Cibuntu dari Babakan Ciparay.

Peserta Diminta Berkostum dan Menyiapkan Yel-yel

Peserta diarahkan mengenakan kostum sesuai konsep jampana masing-masing. Sepanjang perjalanan, rombongan dapat menampilkan atraksi singkat dan yel-yel, disertai narasi yang menjelaskan identitas wilayah atau instansi.

Kirab budaya tersebut turut dijadwalkan menghadirkan Ega Robot Percussion, Kuburan Band, dan Bungsu Bandung.

Festival Rakyat di Balai Kota Tanpa Biaya Masuk

Selain pawai, Pemkot Bandung menyiapkan festival rakyat di kawasan Balai Kota, Jalan Wastukencana Nomor 2. Festival ini bagian dari peringatan Hari Jadi ke-216 Kota Bandung yang mengusung tema Solidarity in Harmony.

Berdasarkan kalender kegiatan resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat, puncak perayaan pada 24 Oktober 2026 mencakup pameran ekonomi kreatif, stan kuliner khas Bandung, pertunjukan musik, serta berbagai kegiatan kebudayaan.

Penyelenggara menyatakan festival rakyat terbuka untuk masyarakat umum tanpa biaya masuk. Warga diimbau mengenakan pakaian adat Sunda atau busana yang mencerminkan kreativitas lokal.

Rute dan Jadwal Perlu Diperhatikan Pengunjung

Pawai dijadwalkan berakhir di kawasan Balai Kota Bandung, lalu dilanjutkan dengan rangkaian kegiatan festival. Pengunjung yang hendak menyaksikan kirab perlu memperhatikan rute dan jadwal karena kegiatan menggunakan sejumlah ruas jalan di pusat kota.

Hari Jadi Kota Bandung diperingati setiap 25 September. Pada 2026, rangkaian kegiatan hari jadi berlangsung sejak September dan puncak festival rakyat dijadwalkan pada 24 Oktober.

Hingga berita ini disusun, informasi resmi yang tersedia masih berupa jadwal penyelenggaraan. Jumlah pengunjung serta pelaksanaan aktual seluruh rangkaian kegiatan belum dapat dipastikan.

Reporter: Sigit Wicaksono
Sumber: lintaspriangan.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top