Persib Bandung bermain imbang 2-2 melawan Dewa United pada lanjutan Super League 2026/2027 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu (11/10). Kapten Maung Bandung Marc Klok menilai keberhasilan bangkit dari ketertinggalan dua gol memperlihatkan daya juang skuadnya. Laga itu hanya berselang dua hari setelah Persib menang 3-1 atas Port FC di ASEAN Club Championship.
BANDUNG — Gelandang bernomor punggung 23 itu menyebut duel melawan Dewa United berjalan berat sejak awal. Persib sempat tertinggal 2-0 sebelum Balsa Sekulic dan Marc Klok membalas hingga skor akhir 2-2.
Klok menyoroti proses kebangkitan tim yang menurutnya tidak terjadi begitu saja. Ia menilai atmosfer ruang ganti dan kedekatan antara pemain serta pelatih jadi faktor penentu.
Dua Hari Recovery Usai Laga ACC
Persib menghadapi Dewa United pada Minggu (11/10) atau hanya dua hari setelah menang 3-1 atas Port FC pada laga perdana ASEAN Club Championship, Kamis (8/10). Jeda singkat itu membuat laga di Si Jalak Harupat menguras energi dan mental pemain.
Klok mengakui kondisi tersebut membuat pertandingan terasa lebih berat. Meski begitu, para pemain memberi respons positif setelah kebobolan dua gol di babak pertama.
Marc Klok: Comeback Terjadi karena Kualitas di Ruang Ganti
Menurut Klok, kemampuan Persib bangkit dalam situasi tertinggal lahir dari karakter yang terus dibangun dalam tim. Saling mendukung antar pemain membuat mereka tetap berjuang hingga peluit akhir.
"Game sangat berat. Kembali harus comeback setelah tertinggal. Saya pikir kalian semua bisa melihat fighting spirit yang ada di ruang ganti," kata Klok seperti dikutip dari laman resmi Persib Bandung, Senin.
Ia menambahkan bahwa aksi comeback bukan sekadar hasil perubahan permainan. Semangat juang dan kebersamaan di ruang ganti ikut menentukan hasil akhir pertandingan.
Respons soal Anggapan Fans: Comeback Bukan Hal Biasa
Klok memahami sebagian pendukung menganggap aksi comeback sebagai hal yang biasa dilakukan Persib. Ia menegaskan hasil itu hanya bisa terwujud lewat kualitas yang dibangun bersama.
"Mungkin buat fans, aksi comeback seperti ini terlihat seperti hal yang biasa dan selalu bisa dilakukan. Tapi ini terjadi karena ada kualitas yang dibangun di ruang ganti antara pelatih, pemain, serta atmosfer yang kita ciptakan bersama. Dan ini adalah hal yang sangat penting," jelasnya.
Hasil imbang ini menjadi catatan tersendiri bagi Persib di tengah jadwal padat Super League 2026/2027 dan ASEAN Club Championship. Skuad Maung Bandung akan kembali bersiap menghadapi laga berikutnya dengan waktu pemulihan yang tetap terbatas.