Pencarian

eSIM Jadi Kunci Keamanan Data Karyawan saat Dinas Luar Negeri

Senin, 05 Oktober 2026 • 17:17:31 WIB
eSIM Jadi Kunci Keamanan Data Karyawan saat Dinas Luar Negeri
Laporan Holafly menyoroti risiko keamanan data karyawan yang mengandalkan internet pribadi selama dinas luar negeri.

JAWA BARAT — Holafly merilis laporan Summer Travel & eSIM Report yang menyoroti risiko keamanan data karyawan saat perjalanan bisnis ke luar negeri. Sebanyak 53% pelancong bisnis mengandalkan internet pribadi tanpa perlindungan memadai, sehingga perusahaan diminta mempertimbangkan pemberian eSIM korporat sebagai langkah awal pengamanan koneksi.

Laporan bertajuk Summer Travel & eSIM Report dari penyedia konektivitas global Holafly mengungkap celah keamanan yang kerap terabaikan perusahaan ketika mengirim karyawannya bertugas ke luar negeri. Kebijakan akses internet yang ketat di kantor dan saat bekerja dari rumah ternyata tidak selalu diterapkan saat karyawan berada di perjalanan.

Holafly mencatat lebih dari separuh pelancong bisnis, tepatnya 53%, mengelola akses internet sendiri selama berada di luar negeri. Akibatnya, mereka berisiko terhubung ke jaringan publik yang tidak aman di bandara, hotel, atau kafe sebelum sempat mengaktifkan VPN perusahaan.

Mengapa VPN Saja Tidak Cukup

Banyak perusahaan mengandalkan VPN untuk melindungi data yang keluar dan masuk dari sistem internal. Namun menurut Holafly, VPN tidak menentukan bagaimana karyawan terhubung ke internet sejak awal.

Instruksi seperti "gunakan VPN" dan "hindari jaringan publik" dinilai belum cukup bagi pelancong yang sudah harus berurusan dengan berbagai tantangan perjalanan internasional. Aturan semacam itu juga membuka ruang salah tafsir soal cara aman untuk mengakses internet.

"Memberikan koneksi terpercaya sejak pesawat mendarat menunjukkan bahwa strategi keamanan siber yang solid tidak dimulai saat VPN dinyalakan, melainkan dari langkah pertama yang krusial, yaitu menyediakan koneksi itu sendiri secara aman," tulis Holafly dalam laporannya.

eSIM Korporat sebagai Solusi

Holafly menawarkan eSIM perjalanan sebagai cara perusahaan mengambil alih kendali atas koneksi yang selama ini diserahkan ke karyawan. eSIM adalah kartu SIM digital yang dipasang langsung ke perangkat tanpa perlu kartu fisik.

Holafly menyediakan Business Center bagi admin IT untuk mengelola dan mendistribusikan eSIM perusahaan bagi pelancong internasional. Setelah diterbitkan, admin dapat mengirim kode QR atau detail eSIM ke karyawan untuk dipasang di perangkat mereka.

Menurut laporan tersebut, keamanan menjadi prioritas utama bagi 42% pelancong bisnis. Karena itu, penyediaan eSIM korporat berpotensi disambut baik karyawan dan tidak dianggap sebagai aturan IT tambahan yang membebani.

Dampak bagi Perusahaan di Indonesia

Perusahaan Indonesia yang rutin mengirim staf ke luar negeri menghadapi tantangan serupa. Selama ini perlindungan data karyawan saat dinas luar negeri kerap hanya mengandalkan VPN tanpa memperhatikan jaringan apa yang mereka pakai lebih dulu.

Pendekatan eSIM korporat memungkinkan perusahaan memastikan karyawan terhubung ke jaringan tepercaya sejak tiba di negara tujuan. Langkah ini melengkapi kebijakan keamanan yang sudah ada, bukan menggantikannya.

Bagi tim IT, pengelolaan eSIM terpusat juga memudahkan pemantauan dan distribusi koneksi ke banyak karyawan sekaligus. Sementara bagi karyawan, proses pemasangan eSIM lewat kode QR terbilang praktis dan tidak memerlukan kartu fisik.

Perusahaan yang mempertimbangkan kebijakan ini perlu menimbang cakupan negara tujuan, biaya langganan, serta integrasi dengan sistem keamanan internal. eSIM korporat paling relevan untuk organisasi dengan mobilitas tinggi dan data sensitif yang harus dijaga selama perjalanan bisnis.

Follow jabarprime.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: techradar.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks