Pencarian

Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Sukabumi Hanguskan 51 Rumah dan 1 PAUD, Disdik Siap Bangun Kembali

Selasa, 28 Juli 2026 • 13:36:31 WIB
Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Sukabumi Hanguskan 51 Rumah dan 1 PAUD, Disdik Siap Bangun Kembali
Kebakaran di Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya, Sukabumi, menghanguskan 51 rumah, satu unit PAUD, dan 49 lumbung padi pada Sabtu (25/7/2026).

SUKABUMI — Kebakaran yang melanda Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya pada Sabtu (25/7/2026) menyisakan duka mendalam. Selain 51 rumah warga dan Imah Gede—bangunan utama simbol kampung adat—sebuah unit PAUD ikut menjadi abu. Enam warung, tiga fasilitas MCK, dua lesung, serta 49 leuit atau lumbung penyimpanan padi warga juga ludes dilalap api.

Disdik Turun Langsung ke Lokasi

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Herdiawan Waryadi, meninjau langsung lokasi kebakaran pada Minggu (26/7/2026) bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman. Dari hasil peninjauan itu, dipastikan bangunan PAUD rusak total dan tidak bisa difungsikan.

"Benar, satu PAUD ikut terbakar," kata Herdiawan, Selasa (28/7/2026).

Intervensi Pemerintah: Bantuan Stimulan hingga Rekonstruksi

Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Pendidikan tidak tinggal diam. Herdiawan menegaskan bahwa pihaknya akan segera melakukan intervensi terhadap fasilitas pendidikan yang rusak. Langkah yang disiapkan meliputi pemberian bantuan stimulan hingga pembangunan kembali gedung PAUD.

"Kita akan intervensi. Nanti ada stimulan bantuan dan diprogramkan pembangunan," tegasnya.

Dampak Kebakaran: Warung, MCK, dan Lumbung Padi Ikut Ludes

Berdasarkan data terbaru Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, total kerugian material masih dalam pendataan. Namun, skala dampak sangat besar. Selain rumah dan PAUD, enam warung yang menjadi denyut nadi ekonomi warga setempat juga hangus. Tiga fasilitas mandi, cuci, dan kakus (MCK) yang merupakan fasilitas umum vital ikut tidak tersisa.

Yang paling memukul ketahanan pangan warga adalah ludesnya 49 leuit atau lumbung penyimpanan padi. Bagi masyarakat Kasepuhan Ciptamulya, lumbung padi bukan sekadar tempat menyimpan hasil panen, melainkan simbol ketahanan dan tradisi warisan leluhur.

Target Pemulihan: Anak-Anak Kembali Belajar

Dinas Pendidikan menargetkan proses pembangunan kembali PAUD bisa dimulai dalam waktu dekat. Herdiawan menyebut bahwa program pembangunan akan dimasukkan ke dalam perencanaan anggaran. Prioritas utama adalah mengembalikan aktivitas belajar mengajar bagi anak-anak usia dini di kampung adat tersebut.

Pemerintah daerah juga berkoordinasi dengan BPBD dan dinas terkait untuk memastikan penanganan korban kebakaran berjalan menyeluruh, tidak hanya pada aspek pendidikan tetapi juga hunian sementara bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.

Bagikan
Sumber: sukabumiupdate.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks