GARUT — Razia subuh itu berlangsung saat personel Satuan Samapta menyisir kawasan perkotaan Garut yang masuk daftar titik rawan gangguan kamtibmas. Sembilan pemuda yang melintas langsung dihentikan dan digeledah. Dari bagasi tiga unit Honda Beat serta balik jaket mereka, petugas mengumpulkan 27 batu.
Seluruh pemuda dan barang bukti digiring ke Mapolres Garut untuk pemeriksaan. Tiga sepeda motor bernomor polisi berbeda itu turut diamankan—satu abu-abu, satu hitam, satu merah.
Pendataan kepolisian menunjukkan mayoritas yang terjaring masih di bawah umur. Selain RNR (25), ABS (23), dan RAM (20), ada RZ (16), F (16), serta WO (15). Tiga remaja lain berinisial MN, MH, dan HN masing-masing berusia 14 tahun.
Komposisi ini yang membuat polisi bergerak cepat memanggil orang tua. Para wali diminta datang ke markas untuk dimintai keterangan sekaligus mendampingi proses penyelidikan.
Di ruang pemeriksaan, para pemuda berdalih membawa puluhan batu sebagai bekal membela diri. Polisi tidak langsung menerima keterangan itu dan mendalami motif sebenarnya, terutama kemungkinan bentrokan antarkelompok.
"Motif dari keterangan para pemuda tersebut bahwa batu-batu yang ada adalah untuk jaga diri," kata Pejabat Sementara Kasat Samapta Polres Garut Iptu Ana Gumilang, Minggu, 18 Oktober 2026.
Jalan Ciledug dan sekitarnya memang lama menjadi fokus pengawasan, khususnya pada jam-jam rawan. Patroli preventif di jam tersebut digelar untuk memutus potensi tawuran dan kejahatan jalanan sebelum terjadi.
Ana menegaskan penyisiran lapangan akan diperketat lewat gabungan patroli dialogis dan Patroli Presisi. Tujuannya mempersempit ruang gerak kelompok remaja yang berpotensi memicu kegaduhan malam.
"Patroli dialogis dan Patroli Presisi akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.
Polisi juga meminta orang tua meningkatkan pengawasan agar anak-anak tidak berkeliaran hingga larut malam. Kegiatan preventif dini hari, kata Ana, akan terus ditingkatkan demi menjaga situasi kamtibmas di Kabupaten Garut tetap aman dan kondusif.