Facebook Uji Tampilan Reels-first, Segera Hadir di Indonesia

Penulis: Prayoga Santana  •  Rabu, 07 Oktober 2026 | 14:48:01 WIB
Meta menguji tampilan Facebook yang langsung membuka video Reels saat aplikasi dijalankan, dengan India sebagai pasar pertama.

JAWA BARAT — Meta menguji tampilan Facebook yang langsung membuka video Reels saat aplikasi dijalankan, dengan India sebagai pasar pertama sejak pengujian dimulai. Setelah India, Meta mengonfirmasi tampilan ini bakal diuji untuk pengguna Amerika Serikat dan Indonesia, meski tanggal pastinya belum diungkap. Perubahan ini menegaskan arah Facebook yang makin menjadikan video sebagai konten utama.

Head of Facebook at Meta, Tom Alison, sudah menyinggung konsep "Reels-first" sejak Juli 2026. Kini konsep itu masuk tahap pengujian nyata di India, pasar Facebook terbesar dengan lebih dari 400 juta pengguna. Indonesia berada di peringkat ketiga pengguna Facebook terbanyak dunia, setelah Amerika Serikat di posisi kedua.

Pengujian di India dipilih karena konsumsi video di platform Meta tergolong tinggi. Meta belum mengungkap tanggal pasti kapan tampilan baru ini mendarat di perangkat pengguna Indonesia dan Amerika Serikat.

Apa yang Berubah Saat Facebook Dibuka

Pengguna yang masuk dalam pengujian akan langsung masuk ke pengalaman video fullscreen begitu aplikasi Facebook dibuka. Feed klasik tidak hilang, tapi dipindahkan menjadi tab terpisah yang bisa diakses kapan saja.

Meta menyebut perubahan ini dirancang agar pengalaman menonton video terasa lebih imersif. Peserta pengujian juga masih diberi pilihan untuk keluar dari tampilan Reels-first dan mengembalikan Feed sebagai halaman utama.

Artinya, tampilan Facebook yang selama ini dipakai belum langsung dihapus. Perubahan berjalan bertahap, dan keputusan akhir tetap ada di tangan pengguna selama masa uji coba.

Mengapa Meta Makin Serius soal Video

Langkah ini bukan gerakan tiba-tiba. Meta sebelumnya mengumumkan bahwa seluruh video baru yang diunggah ke Facebook akan dibagikan sebagai Reels, tanpa memandang durasi maupun format aslinya.

Tab Video di aplikasi Facebook juga sudah berganti nama menjadi Reels. Dua langkah itu menunjukkan Meta ingin menyatukan semua konten video Facebook ke satu format, yaitu Reels.

Strategi ini menempatkan Facebook semakin mirip dengan TikTok dan Instagram Reels, yang lebih dulu mengutamakan video pendek di halaman utama. Bagi Meta, video dianggap lebih efektif menahan waktu pengguna di dalam aplikasi dibanding Feed berbasis teks dan tautan.

Dampak buat Pengguna di Indonesia

Kalau pengujian di Indonesia benar berjalan, pengguna Facebook Tanah Air akan merasakan perubahan cara membuka aplikasi. Alih-alih disuguhi Feed berisi unggahan teman dan halaman yang diikuti, aplikasi langsung memutar video Reels secara fullscreen.

Pengguna yang terbiasa membaca Feed kronologis atau memantau grup dan halaman tertentu perlu menyesuaikan diri. Feed tetap bisa diakses, tapi lewat tab terpisah, bukan sebagai halaman pembuka.

Belum ada keterangan apakah Meta akan memberi opsi permanen untuk memilih tampilan awal, atau pengaturan itu hanya tersedia selama masa pengujian. Meta juga belum menyebut apakah perubahan ini akan berlaku untuk semua pengguna Indonesia atau hanya sebagian sebagai sampel uji coba.

Yang Masih Belum Jelas

Meta belum mengungkap jadwal resmi pengujian di Indonesia, termasuk berapa lama fase uji coba berlangsung. Perusahaan juga tidak menyebut kriteria pengguna yang akan kebagian tampilan baru lebih dulu.

Yang jelas, arah Facebook sudah terbaca: video jadi pintu masuk utama, sementara Feed bergeser jadi pilihan sekunder. Pengguna di Indonesia tinggal menunggu kapan giliran mereka masuk daftar uji coba.

Reporter: Prayoga Santana
Sumber: gadget.jagatreview.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top