JAWA BARAT — Dinas Kesehatan Kota Ambon mengimbau orang tua meningkatkan kewaspadaan terhadap campak yang sangat mudah menular pada anak. Kenali gejala sejak dini dan pastikan si kecil mendapat imunisasi sesuai jadwal agar terhindar dari komplikasi serius.
Campak termasuk penyakit infeksi akut yang disebabkan virus dan menular lewat droplet atau percikan air liur penderita. Penularan juga bisa terjadi melalui benda yang sudah terkontaminasi virus.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, dr. Johan Stefanus Norimarna, M.K.M, menyampaikan imbauan ini melalui wawancara WhatsApp, Rabu (7/10/2026). Ia menekankan campak perlu diwaspadai karena berisiko menimbulkan komplikasi berat.
Kelompok yang paling rentan adalah anak balita, ibu hamil, dan orang dengan daya tahan tubuh lemah. Karena itu, orang tua diminta tidak menunda pemeriksaan begitu gejala muncul.
Gejala campak biasanya muncul bertahap dan bisa mirip penyakit lain. Menurut Dinkes Ambon, beberapa tanda yang perlu dicermati antara lain:
Jika anak menunjukkan gejala demam tinggi disertai ruam, segera bawa ke fasilitas kesehatan terdekat. Pemeriksaan lebih awal membantu mencegah kondisi memburuk dan menekan risiko penularan ke orang lain.
Norimarna menegaskan campak bisa dicegah dengan imunisasi. "Campak merupakan penyakit yang bisa dicegah dengan imunisasi. Karena itu, kami mengimbau masyarakat untuk memastikan anak-anak mendapatkan imunisasi campak sesuai jadwal," ujarnya.
Orang tua berperan besar memastikan anak memperoleh imunisasi lengkap sesuai jadwal. Jangan menunda atau melewatkan dosis, karena perlindungan optimal terbentuk dari imunisasi yang diberikan tepat waktu.
"Imunisasi adalah langkah sederhana yang memberikan perlindungan besar bagi masa depan anak," demikian imbauan Dinas Kesehatan Kota Ambon.
Selain imunisasi, Dinkes Ambon mengajak keluarga menerapkan kebiasaan bersih dan sehat. Beberapa langkah yang bisa dilakukan di rumah:
Kombinasi imunisasi dan pola hidup bersih terbukti menekan risiko penularan campak di tengah masyarakat. Semakin konsisten diterapkan, semakin kecil peluang anak terpapar.
Segera konsultasikan ke tenaga kesehatan bila anak mengalami demam tinggi disertai ruam atau gejala lain yang mengarah pada campak. Jangan menunggu kondisi memburuk, karena penanganan dini mengurangi risiko komplikasi serius.
Fasilitas pelayanan kesehatan terdekat siap memberikan pemeriksaan lanjutan. Bawa catatan imunisasi anak agar tenaga medis lebih mudah menilai riwayat perlindungannya.
Melindungi anak dari campak dimulai dari langkah sederhana: kenali gejalanya, lengkapi imunisasinya, dan jaga kebersihan sehari-hari. Dengan begitu, risiko penularan di lingkungan keluarga bisa ditekan sejak awal.