JAKARTA — Kemenangan sembilan gol tanpa balas yang berakhir 9-2 itu menjadi penentu posisi Indonesia di puncak Grup A, unggul produktivitas gol atas Malaysia. Skuad asuhan John Herdman melaju ke partai puncak melawan Thailand.
Corriere dello Sport mengaitkan performa impresif Garuda dengan transformasi sepak bola nasional yang mendapat perhatian FIFA. Media Italia itu menyoroti perjalanan panjang pembenahan yang berawal dari tragedi Kanjuruhan.
Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022 menelan 135 korban jiwa. Peristiwa itu disebut Corriere dello Sport sebagai titik balik pembenahan sepak bola Indonesia.
Peningkatan performa Indonesia dinilai tidak berdiri sendiri. Media tersebut melihatnya sebagai buah dari proses pembenahan yang berjalan sejak tragedi tersebut.
Sebelum laga melawan Bangladesh, dilakukan mengheningkan cipta untuk mengenang korban Kanjuruhan. Momen itu menjadi pengingat bahwa perjalanan Timnas Indonesia menuju final adalah bagian dari proses panjang pembenahan sepak bola nasional.
Sorotan media Italia tidak hanya pada hasil pertandingan. Keputusan wasit dalam laga melawan Malaysia dan Bangladesh turut disebut sebagai bagian dari dinamika kompetisi yang dihadapi Garuda.
Dengan kemenangan atas Bangladesh, Indonesia memastikan tiket ke final sebagai juara Grup A. Thailand menjadi lawan berikutnya di partai puncak.
Perjalanan Garuda dari tragedi Kanjuruhan hingga final ASEAN Cup 2026 menjadi narasi yang menarik perhatian media internasional. Corriere dello Sport mencatat transformasi sepak bola Indonesia sebagai salah satu kisah pembenahan yang patut diperhatikan.