JAWA BARAT — Tambahan waktu laga Indonesia vs Bangladesh di Stadion Gelora Bung Karno berubah dari 2 menit menjadi 7 menit dan memicu protes Malaysia. Reporter Bola.com, Hery Kurniawan, yang berada langsung di lokasi membeberkan penyebab perubahan itu serta aturan yang menaunginya.
Perubahan durasi injury time pada pertandingan Indonesia vs Bangladesh di Stadion Gelora Bung Karno menjadi salah satu momen paling disorot dalam laga tersebut. Papan elektronik awalnya menampilkan tambahan waktu 2 menit, sebelum akhirnya berubah menjadi 7 menit.
Hery Kurniawan, reporter Bola.com yang meliput langsung dari GBK, menjelaskan kronologi kejadian itu dalam program Bola Break. Menurutnya, ada sejumlah insiden di lapangan yang membuat wasit menambah durasi di luar perhitungan awal.
Wasit memiliki kewenangan penuh menghitung waktu yang terbuang selama pertandingan berlangsung. Penghentian karena cedera pemain, pergantian pemain, selebrasi gol, hingga protes di lapangan masuk dalam kalkulasi tersebut.
Perubahan angka di papan tambahan waktu bukan hal mustahil dalam sepak bola modern. Wasit dapat memperbarui estimasi setelah melihat besarnya waktu yang hilang di paruh kedua.
Regulasi yang dikeluarkan IFAB memberi wasit keleluasaan menentukan durasi injury time. Tidak ada batas maksimal yang mengikat, selama penambahan itu bisa dipertanggungjawabkan berdasarkan waktu yang benar-benar terbuang.
Papan tambahan waktu bersifat indikatif, bukan angka final yang mengikat wasit. Wasit tetap boleh menambah waktu di luar angka yang ditampilkan jika terjadi insiden baru setelah papan diangkat.
Durasi tambahan waktu yang membengkak itu memicu protes dari pihak Malaysia. Mereka menilai perubahan tersebut tidak wajar dan mempertanyakan dasar perhitungannya.
Hery Kurniawan menegaskan, pemahaman soal regulasi menjadi kunci agar publik tidak salah menafsirkan situasi di GBK. Perubahan dari 2 menit ke 7 menit, menurutnya, tetap berada dalam koridor aturan selama ada alasan yang jelas di lapangan.
Penjelasan lengkap soal kronologi dan dasar regulasinya bisa disimak dalam video Bola Break bersama Hery Kurniawan. Pemahaman yang utuh soal aturan tambahan waktu penting agar polemik serupa tidak terus berulang.