CIAMIS — Kebakaran melanda lahan perkebunan warga di Dusun/Desa Cikaso, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis. Kepulan asap hitam pekat membumbung tinggi dan terlihat dari jarak beberapa kilometer.
Warga sempat panik dan berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya sebelum petugas datang. Personel piket Damkar Pos WMK Banjarsari tiba di lokasi tak lama setelah laporan diterima.
Kasi Pengendalian dan Penanganan Kebakaran Satpol PP Kabupaten Ciamis, Trisyanto, menyebut api pertama kali diketahui seorang warga yang melewati lokasi kejadian.
"Api yang membakar lahan perkebunan itu pertama kali di ketahui oleh seorang warga yang melewati lokasi itu," kata Trisyanto.
Setelah melihat kobaran api, warga tersebut langsung memberi tahu pemilik lahan. Pemilik kebun kemudian melaporkan kejadian itu ke Damkar Banjarsari.
"Pemilik kebun langsung melaporkan kejadian itu kepada Damkar Banjarsari," ujarnya.
Petugas yang tiba di lokasi langsung bergerak memadamkan api. Fokus penanganan diarahkan agar kobaran tidak merembet ke lahan perkebunan lain di sekitarnya.
Trisyanto menyatakan penyebab kebakaran masih dalam penelusuran. Petugas belum bisa memastikan pemicunya karena saat kejadian prioritas utama adalah pemadaman.
"Penyebab kebakaran masih belum di ketahui karena fokus memadamkan api," ungkapnya.
Peristiwa ini menjadi peringatan bagi warga di Kabupaten Ciamis yang tengah menghadapi musim kemarau kering dan berangin. Kondisi tersebut mempercepat api merambat di area perkebunan.
Satpol PP Kabupaten Ciamis mengimbau warga tidak membakar sampah sembarangan, tidak membuka lahan dengan cara dibakar, dan tidak membuang puntung rokok di area perkebunan.
Pencegahan dini dinilai penting agar kebakaran tidak kembali merenggut penghidupan warga. Lahan perkebunan menjadi sumber mata pencaharian sebagian besar keluarga di wilayah tersebut.