Remaja 16 Tahun Tewas Saat Menolong Teman yang Tenggelam di Sungai Citanduy Tasikmalaya

Penulis: Prayoga Santana  •  Senin, 28 September 2026 | 09:46:01 WIB
Tim gabungan mengevakuasi jenazah remaja yang tenggelam di Sungai Citanduy, Tasikmalaya.

TASIKMALAYA — Upaya M.S. menolong M.A. yang terseret arus Sungai Citanduy berakhir nahas. Remaja 16 tahun itu justru ikut tenggelam saat mencoba membantu rekannya, sementara M.A. berhasil diselamatkan rekan lain menggunakan sebatang kayu.

Peristiwa bermula ketika M.S. bersama tiga rekannya berenang di sungai tersebut sekitar pukul 13.00 WIB. Sekitar pukul 14.30 WIB, M.A. dilaporkan kesulitan dan mulai tenggelam. Laporan kejadian baru diterima petugas sekitar pukul 16.06 WIB.

Tim Gabungan Dikerahkan, Medan Pencarian Curam

BPBD Kota Tasikmalaya, kepolisian, Tim Inafis, dan warga setempat langsung bergerak melakukan pencarian begitu laporan masuk. Kalak BPBD Kota Tasikmalaya Budi Martanova menyebut medan menuju titik lokasi korban cukup menantang.

Dari area parkir menuju titik korban tenggelam, petugas harus menempuh jarak sekitar 520 meter. Kondisi itu memperlambat proses evakuasi di aliran sungai yang arusnya berubah cepat.

"Korban sudah dievakuasi dan jenazahnya telah dibawa ke RSUD dr. Soekardjo. Saat ini baru selesai visum," ujar Budi.

Ditemukan Tepat Menjelang Azan Magrib

Kapolsek Cibeureum Polres Tasikmalaya Kota AKP Iwan Sujarwo mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga setelah waktu Asar. Petugas kemudian berkoordinasi dengan Tim Inafis, BPBD, dan warga untuk menyisir aliran sungai.

"Mendapat laporan, petugas langsung mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan Tim Inafis, BPBD serta warga untuk melakukan pencarian," tuturnya.

Upaya pencarian membuahkan hasil sekitar pukul 17.40 WIB. "Alhamdulillah pas azan Magrib tadi kita temukan," ujar Iwan.

Arus Sungai Berubah Cepat, Warga Diminta Waspada

Berdasarkan keterangan saksi, M.S. berenang bersama rekan-rekannya dan mencoba menyeberangi aliran sungai. Kondisi arus, kedalaman air, hingga medan sekitar sungai disebut dapat berubah sewaktu-waktu.

Kejadian di Kampung Subanagara ini menjadi pengingat bagi warga, khususnya remaja, agar berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai. Keinginan menolong tetap bentuk kepedulian yang baik, tetapi keselamatan diri perlu diperhatikan agar upaya pertolongan tidak menimbulkan risiko baru.

Reporter: Prayoga Santana
Sumber: spirits.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top