JAWA BARAT — Pemeriksaan USG memang jadi momen paling ditunggu calon orang tua. Selain melihat posisi dan organ tubuh bayi, kadang ada kejutan kecil yang bikin ruangan langsung luluh.
Itulah yang dialami Lia Oliveira. Video USG-nya memperlihatkan bayi perempuan di dalam kandungan tersenyum tepat saat sang ayah mencium dan berbicara melalui perut ibunya.
Oliveira membagikan video tersebut di Instagram dan langsung menuai banyak komentar haru. Dalam keterangan unggahannya, ia menulis, "POV: Momen yang membuat semua orang di ruangan itu luluh."
Kepada Storyful, Oliveira mengaku benar-benar diliputi emosi saat itu. Ia bahkan langsung menangis bahagia. Ia juga senang videonya bisa membawa sedikit kebahagiaan bagi orang lain.
Kolom komentar ikut ramai oleh netizen yang tersentuh. "Sebagai ayah dari empat bayi, ini adalah hal terbaik yang pernah saya lihat," tulis salah satu warganet.
Fenomena ini bukan hal baru di dunia medis. Studi yang diterbitkan di jurnal Plos One tahun 2011 menemukan bahwa janin memang bisa membentuk ekspresi wajah seperti menangis dan tertawa di dalam rahim.
Ekspresi tersebut makin kuat dan sering seiring bertambahnya usia kehamilan. Peneliti menduga gerakan wajah ini adalah latihan untuk keterampilan yang dibutuhkan setelah lahir, seperti mengisap dan menangis.
Profesor Stuart Campbell sendiri sudah mengamati perubahan ekspresi janin sejak 2001 menggunakan pemindai revolusioner. Sebelumnya, peneliti menduga bayi baru belajar tersenyum setelah lahir dengan mencontoh ibunya.
"Bayi biasanya tidak tersenyum setelah lahir sampai mereka berusia sekitar enam minggu. Artinya, bayi mungkin butuh beradaptasi dengan lingkungan baru saat lahir dan mencontoh orang sekitar sampai akhirnya bisa tersenyum," ungkap Campbell.
Campbell menegaskan senyuman janin tidak bisa diartikan sebagai persiapan anak untuk lahir. Kemungkinan besar itu gerakan refleks akibat respons otak yang sudah berkembang, atau tanda bayi merasa nyaman di dalam kandungan.
"Apa yang ada di balik senyuman bayi dalam kandungan tentu saja belum bisa disimpulkan penyebabnya. Mungkin itu adalah indikasi jika janin merasa nyaman dan tidak stres di dalam kandungan," katanya.
Penelitian lain dari Durham dan Universitas Lancaster menggunakan pemindai 4D. Hasilnya, saat kehamilan memasuki 24 minggu, bayi mulai membentuk ekspresi wajah "dua dimensi" dengan cekungan di area mulut seperti senyuman.
Memasuki usia 36 minggu, gerakan wajah janin makin beragam. Mulai dari menaik-turunkan alis hingga menggerakkan hidung dan mulut. Inilah yang sering terlihat jelas di layar USG.
USG rutin tetap jadi cara terbaik memantau perkembangan janin, termasuk gerakan dan ekspresinya. Jika ibu merasa gerakan bayi berkurang atau ada keluhan tak biasa, jangan tunda untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan.
Senyuman janin di layar USG mungkin hanya refleks. Tapi bagi banyak orang tua, momen itu cukup jadi kenangan manis yang tak terlupakan sepanjang kehamilan.