Harga Ayam dan Telur di Jawa Barat Naik Imbas Program Makan Bergizi Gratis, DKPP Catat Kenaikan 9,65 Persen

Penulis: Sigit Wicaksono  •  Minggu, 19 Juli 2026 | 16:12:18 WIB
Harga daging ayam ras di Jawa Barat naik 9,65 persen menjadi rata-rata Rp36.350 per kilogram akibat lonjakan permintaan dari Program Makan Bergizi Gratis.

BANDUNG — Lonjakan permintaan bahan baku secara masif dari dapur-dapur produksi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai mendorong harga komoditas pangan di Jawa Barat. Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Jabar mencatat daging ayam ras dan telur ayam ras menjadi komoditas pertama yang mengalami kenaikan signifikan.

Kenaikan Harga Tembus 9,65 Persen, Apa Pemicunya?

Kepala DKPP Jawa Barat, Linda Al Amin, mengungkapkan harga daging ayam ras naik 9,65 persen menjadi rata-rata Rp36.350 per kilogram. Sementara itu, harga telur ayam ras merangkak naik 1,62 persen menjadi rata-rata Rp25.050 per kilogram.

“Pemulihan harga ini dipicu oleh lonjakan permintaan pasokan bahan baku secara masif dari dapur-dapur produksi MBG untuk menyuplai menu harian anak sekolah,” ujar Linda dalam keterangannya, Minggu (19/7/2026).

MBG Kembali Aktif, Permintaan Melonjak Bersamaan

Menurut Linda, aktivitas dapur penyedia MBG yang kembali meningkat seiring dimulainya tahun ajaran baru menjadi faktor utama. Kebutuhan bahan pangan utama seperti ayam dan telur melonjak dalam waktu yang hampir bersamaan di berbagai daerah di Jawa Barat.

“Di Jawa Barat, harga daging ayam ras mengalami kenaikan signifikan sebesar 9,65 persen menjadi rata-rata Rp36.350 per kilogram, sementara harga telur ayam ras merangkak naik sekitar 1,62 persen menjadi rata-rata Rp25.050 per kilogram setelah program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali diaktifkan,” paparnya.

Hortikultura Diprediksi Susul Naik, Cabai dan Bawang Jadi Incaran

DKPP Jabar memperkirakan efek domino tidak berhenti pada ayam dan telur. Komoditas hortikultura seperti cabai rawit, cabai besar, bawang merah, dan bawang putih diprediksi akan ikut mengalami kenaikan harga dalam waktu dekat.

“Komoditas yang diprediksi akan naik dengan aktifnya program MBG diperkirakan adalah komoditas hortikultura yaitu cabai rawit, cabai besar, bawang merah, dan bawang putih,” pungkas Linda.

Reporter: Sigit Wicaksono
Sumber: koranmandala.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top