CIREBON — Sebanyak 90 calon siswa Sekolah Rakyat asal Kota Cirebon harus menjalani masa belajar di Kabupaten Cirebon untuk Tahun Ajaran 2026/2027. Langkah ini diambil lantaran fasilitas pendidikan di Kota Cirebon belum tersedia. Seluruh peserta didik akan dititipkan sementara di Sekolah Rakyat Terintegrasi Kaliwadas.
Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial pada Dinas Sosial Kota Cirebon, Agus Syahron SKM, membenarkan kebijakan tersebut. Menurutnya, Kota Cirebon mendapatkan jatah tiga rombongan belajar yang terdiri dari jenjang SD, SMP, dan SMA. Masing-masing rombongan diisi 30 siswa, sehingga total mencapai 90 peserta didik.
Keputusan ini merujuk pada Surat Pemberitahuan Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial RI Nomor 2347/9/2026 tentang Penyelenggaraan Sekolah Rakyat. Agus menegaskan bahwa titipan ini bersifat sementara sampai Kota Cirebon memiliki gedung dan sarana pendukung sendiri.
Fenomena serupa ternyata tidak hanya terjadi di Kota Cirebon. Sejumlah daerah lain di Jawa Barat juga menitipkan peserta didiknya di lokasi yang sama. Kabupaten Majalengka, misalnya, mengirimkan 90 siswa atau tiga rombongan belajar. Kabupaten Kuningan juga memperoleh kuota yang sama, yakni 90 siswa dalam tiga rombel.
Sementara itu, Kabupaten Cirebon sebagai tuan rumah penyelenggara memiliki sembilan rombongan belajar dengan total 270 siswa. Artinya, Sekolah Rakyat Terintegrasi Kaliwadas akan menampung ratusan siswa dari berbagai daerah pada tahun ajaran mendatang.
Agus menjelaskan, belum tersedianya gedung dan fasilitas pendukung menjadi alasan utama seluruh siswa asal Kota Cirebon ditempatkan di Kabupaten Cirebon. Proses pembangunan infrastruktur sekolah di Kota Cirebon masih dalam tahap perencanaan dan belum menunjukkan progres fisik yang signifikan.
Dengan kebijakan ini, Kemensos memastikan proses pendidikan bagi para siswa tetap berjalan tanpa harus menunggu pembangunan fasilitas baru selesai. Para orang tua dan calon siswa diharapkan dapat menyesuaikan diri dengan lokasi belajar yang berada di luar kota untuk sementara waktu.