Hari Pertama Sekolah di Kuningan Bertepatan MBG Kembali Berjalan, Harga Cabai hingga Daging Ayam Kompak Naik

Penulis: Sigit Wicaksono  •  Senin, 13 Juli 2026 | 12:56:31 WIB
Pedagang di Pasar Kepuh Kuningan mencatat kenaikan harga cabai dan sayuran pada hari pertama sekolah.

KUNINGAN — Pantauan harga di Pasar Kepuh Kuningan pada hari pertama masuk sekolah, Senin (13/7/2026), mencatat kenaikan pada sejumlah komoditas pangan. Kondisi ini terjadi bertepatan dengan kembali berjalannya program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ikut mendongkrak permintaan pasar.

Petugas pendata harga di Pasar Kepuh Kuningan, Arisman, mengonfirmasi tren kenaikan tersebut. “Berakhirnya libur sekolah, harga cabai, sayuran, telur, hingga daging ayam mengalami kenaikan,” ujarnya.

Cabai dan Sayuran Jadi yang Paling Terpengaruh

Kenaikan harga paling signifikan terjadi pada kelompok cabai. Cabai merah yang sebelumnya di kisaran Rp 25.000 hingga Rp 30.000 per kilogram, kini naik menjadi Rp 30.000 sampai Rp 35.000. Cabai rawit hijau juga merangkak naik dari Rp 30.000–35.000 menjadi Rp 40.000–45.000 per kilogram.

Sayuran lain seperti kol, buncis, dan labu juga ikut terdongkrak. Harga kol naik dari Rp 8.000 menjadi Rp 10.000 per kilogram. Sementara buncis yang sebelumnya Rp 7.000–9.000 per kilogram, kini dijual Rp 10.000–12.000. Labu pun naik dari Rp 6.000 menjadi Rp 8.000 per kilogram.

Daging Ayam dan Telur Ikut Naik

Protein hewani juga tak luput dari gejolak harga. Daging ayam ras naik dari Rp 33.000 menjadi Rp 35.000–37.000 per kilogram. Telur ayam yang sebelumnya Rp 23.000 per kilogram, kini naik seribu rupiah menjadi Rp 24.000.

Kenaikan harga daging ayam dan telur menjadi perhatian karena kedua komoditas ini merupakan bahan utama dalam menu MBG. Lonjakan permintaan dari sekolah-sekolah yang kembali menggelar program tersebut diduga menjadi pemicu utama.

Gula Pasir dan Minyak Goreng Turut Bergerak

Gula pasir yang sebelumnya stabil di Rp 18.000 per kilogram, kini naik menjadi Rp 18.000–18.500. Sementara itu, harga minyak goreng curah bertahan di Rp 20.500 per kilogram, dan minyak kemasan dijual bervariasi antara Rp 17.500 hingga Rp 23.000 per liter tergantung merek.

Untuk beras, harga premium justru tercatat turun tipis dari Rp 14.800 menjadi Rp 14.800 per kilogram, sementara beras medium masih bertahan di Rp 13.000 per kilogram.

Antisipasi Kenaikan Harga Jelang Aktivitas Sekolah Penuh

Kenaikan harga di hari pertama sekolah ini diprediksi akan berlanjut seiring meningkatnya aktivitas MBG di seluruh sekolah di Kuningan. Arisman mengimbau agar pemerintah daerah segera melakukan operasi pasar untuk menjaga stabilitas harga.

“Kalau tidak ada intervensi, harga bisa naik lagi pekan depan karena permintaan terus bertambah,” katanya.

Pemkab Kuningan sendiri belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait fluktuasi harga ini. Namun, para pedagang di Pasar Kepuh berharap agar pasokan bahan pangan tetap lancar sehingga kenaikan tidak berlangsung lama.

Reporter: Sigit Wicaksono
Sumber: kuninganmass.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top