JAWA BARAT — Kemenangan dramatis ini memutus rekor buruk: 11 pertandingan beruntun tanpa kemenangan saat kebobolan lebih dulu di ajang Piala Dunia. Terakhir kali Portugal menang setelah tertinggal adalah di perempatfinal 1966, saat membantai Korea Utara 5-3 usai tertinggal tiga gol. Kali ini, giliran Kroasia yang menjadi korban.
Pertandingan berjalan ketat tanpa gol selama 52 menit. Kroasia memecah kebuntuan lewat Ivan Perisic, membuat Portugal tertekan. Namun, Cristiano Ronaldo menyamakan kedudukan melalui titik putih tak lama berselang.
Pelatih kemudian memasukkan Goncalo Ramos sebagai pemain pengganti. Keputusan itu terbukti jitu. Ramos menjadi pahlawan dengan gol di masa injury time yang memastikan kemenangan dan tiket ke babak 16 besar.
Gelandang Portugal, Ruben Neves, mengakui pertandingan tidak berjalan mudah. "Kami menginginkan sebuah pertandingan yang lebih mudah, tapi kita kan sedang bersaing di sebuah kompetisi hebat," ucapnya kepada O Jogo.
"Kompetisi ini sangatlah sulit, Kroasia sudah membuktikan bahwa tim yang kuat biasanya melaju jauh." Neves menambahkan, "Setelah kebobolan kami sedikit menurun, tapi dengan karakter dan kepribadian kami, kami mampu membalikkan hasilnya."
Kemenangan comeback ini langsung diikuti tantangan berat. Portugal akan berhadapan dengan juara Eropa, Spanyol, pada Selasa (7/7) dinihari WIB. Laga ini akan menjadi ujian sesungguhnya bagi konsistensi Selecao das Quinas di Piala Dunia 2026.