JAWA BARAT — Setelah pertama kali diintip hampir dua pekan lalu, Ayaneo akhirnya membuka pre-order Pocket Micro 2 pada hari ini. Handheld genggam bergaya retro ini tersedia dalam tiga pilihan warna: hitam, putih, dan ungu.
Pocket Micro 2 membawa sejumlah perbaikan ergonomis yang signifikan. Ayaneo memperbesar ukuran D-pad dan tombol ABXY, serta memperbaiki desain shoulder buttons agar lebih nyaman saat digunakan dalam sesi bermain yang panjang.
Fitur yang paling menarik adalah kehadiran dual TMR joystick yang recessed (tersembunyi ke dalam bodi). Desain ini tidak hanya membuat genggaman lebih nyaman, tetapi juga dirancang untuk mencegah masalah stick drift yang kerap terjadi pada joystick konvensional.
Menjawab keluhan pengguna generasi pertama, Ayaneo kini menyertakan jack audio 3,5 mm. Ini melengkapi port USB-C dan slot microSD yang sudah ada sebelumnya.
Ayaneo menawarkan dua varian Pocket Micro 2 dengan sistem harga early bird yang terbatas:
Pre-order dibuka dengan sistem "limited quantities on a first-come, first served basis". Halaman toko resmi Ayaneo saat ini sudah menunjukkan status sold out untuk semua varian.
Menanggapi cepat habisnya stok, Ayaneo menyatakan masih berdiskusi dengan pemasok soal kemungkinan produksi tambahan. Lewat server Discord resmi, Ayaneo menulis: "Kami sedang mendiskusikan hal ini dengan pemasok untuk melihat apakah produksi tambahan dapat diatur."
"Kami akan mengukur tingkat permintaan dan menentukan apakah itu bisa memenuhi persyaratan jumlah pesanan minimum untuk putaran produksi lain. Kami tidak bisa menjanjikan ini akan terjadi, tapi kami akan melakukan yang terbaik untuk mengeksplorasi setiap kemungkinan," demikian pernyataan resmi Ayaneo di Discord.
Pocket Micro 2 jelas bukan perangkat untuk semua orang. Dengan layar 3,5 inci dan harga di atas 3,9 juta rupiah, handheld ini menyasar pengguna yang menginginkan perangkat gaming portabel ringkas dengan sentuhan nostalgia, bukan pengganti smartphone atau konsol genggam modern seperti Nintendo Switch.