Gojek Mulai Terapkan Biaya Batal GoCar Rp3.000, Ini Syarat dan Pengecualiannya

Penulis: Okta Nugraha  •  Senin, 29 Juni 2026 | 10:48:31 WIB
Gojek mulai kenakan biaya batal GoCar Rp3.000 di beberapa kota besar Indonesia.

JAWA BARAT — Kebijakan baru ini diterapkan secara bertahap di Bali, Surabaya, Yogyakarta, Medan, Bandung, Malang, dan Makassar. Manajemen Gojek menyatakan akan mengevaluasi skema ini secara berkala sebelum memperluasnya ke kota-kota lain.

Kapan Pelanggan Dikenakan Biaya Pembatalan?

Biaya Rp3.000 muncul jika pembatalan dilakukan saat driver sudah tiba di titik penjemputan. Atau, jika sopir sudah menempuh perjalanan lebih dari 1 kilometer menuju lokasi pelanggan—atau waktu sudah berlalu 7 menit sejak pelanggan mendapatkan driver dan sopir sudah bergerak.

Di sisi lain, biaya juga dikenakan jika pengemudi yang membatalkan setelah menunggu penumpang di titik jemput selama 10 menit atau lebih. Gojek menegaskan dana ini 100 persen diberikan kepada mitra pengemudi sebagai bentuk kompensasi waktu tunggu dan proses penjemputan.

Layanan yang Dikecualikan dan Cara Pembayaran

Biaya pembatalan tidak berlaku untuk layanan GoCar Instant dan GoCar Rental. Pembayaran dilakukan secara cashless melalui GoPay atau e-wallet lain. Bila pelanggan memilih metode tunai, sistem akan mencatat tunggakan yang harus dibayar sebelum pemesanan berikutnya.

Gojek juga memberikan pengecualian dalam beberapa kondisi: pembatalan oleh driver di luar ketentuan yang berlaku, sopir tiba di titik penjemputan yang tidak sesuai dengan lokasi di aplikasi, atau pembatalan terjadi di luar skema biaya yang ditetapkan.

Ada Masa Tenggang untuk Pembatalan Pertama

Manajemen Gojek menyebutkan pelanggan tidak akan langsung dikenakan biaya pada pembatalan pertama. Sistem akan memberikan pembebasan biaya (waiver) hingga waktu yang belum ditentukan. "Biaya pembatalan baru akan dikenakan pada pembatalan berikutnya sesuai ketentuan yang berlaku," tulis Gojek dalam pengumuman resminya, Sabtu (27/6).

Jika pelanggan merasa seharusnya tidak dikenakan biaya, mereka dapat membuat laporan melalui halaman bantuan di aplikasi Gojek.

Apa Artinya bagi Pengemudi dan Pelanggan?

Bagi mitra pengemudi, kebijakan ini menjadi jaring pengaman pendapatan. Sebelumnya, sopir kerap dirugikan ketika sudah menempuh perjalanan jauh namun pesanan dibatalkan sepihak tanpa kompensasi. Bagi pelanggan, konsekuensi ini mendorong kepastian dan mengurangi kebiasaan membatalkan pesanan secara mendadak.

Skema serupa sebenarnya sudah lazim diterapkan oleh kompetitor seperti Grab. Langkah Gojek menyusul menunjukkan persaingan di sektor transportasi online kian mengarah pada standarisasi perlindungan mitra pengemudi.

Reporter: Okta Nugraha
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top